
Hong Kong Talent Engage (HKTE)—kantor khusus pemerintah untuk menarik talenta—baru saja menyelesaikan kunjungan tiga hari ke Hangzhou dan Ningbo dengan tujuan menggaet insinyur, peneliti, dan spesialis logistik dari Daratan Tiongkok ke SAR. Direktur Felix Chan memimpin delegasi pada 7–9 Mei, mengadakan sesi diskusi di kampus Universitas Zhejiang, briefing korporat di kantor pusat Alibaba, serta salon talenta yang diselenggarakan oleh Ningbo Hongkong Fellowship Association. Kunjungan ini dilaporkan secara resmi pada 11 Mei. HKTE memaparkan berbagai jalur masuk ke Hong Kong—termasuk Top Talent Pass, Quality Migrant Admission Scheme, dan perpanjangan masa tinggal IANG selama 24 bulan bagi lulusan non-lokal—kepada lebih dari 600 peserta. Penekanan khusus diberikan pada klaster AI yang berkembang pesat di Cyberport dan Science Park, serta peluang dari dorongan Hong Kong menjadi pusat layanan maritim internasional yang melayani Delta Sungai Yangtze. Para pelaku industri mencatat bahwa startup AI di Hangzhou dan perusahaan teknik terkait pelabuhan di Ningbo sudah agresif merekrut; oleh karena itu, HKTE memposisikan Hong Kong sebagai platform karier pelengkap dengan nilai tambah lebih tinggi, bukan sebagai pesaing, dengan menekankan jalur karier dua kota dalam skema penyerapan tenaga kerja pemuda Greater Bay Area. Peserta juga diinformasikan bahwa keluarga dari pelamar yang berhasil mendapatkan akses pasar tenaga kerja terbuka dan dukungan prioritas penempatan sekolah—faktor penting bagi profesional paruh baya yang berkeluarga. Kunjungan ini juga mempererat hubungan institusional: Universitas Zhejiang setuju menambahkan program magang di Hong Kong ke dalam program penempatan lulusan mereka, sementara dua inkubator di Ningbo akan bersama-sama menggelar bursa kerja virtual dengan InvestHK pada kuartal berikutnya. Bagi tim mobilitas yang menangani penugasan lintas batas, pesan yang disampaikan jelas: Hong Kong memperkuat upaya langsung di kota-kota Tier-1 dan Tier-2 di Daratan, serta siap mempercepat proses visa bagi talenta STEM dan maritim yang bersedia pindah dalam tahun kalender ini. Chan menyatakan delegasi “berhasil menjalin koneksi dengan talenta muda dan pengusaha dari berbagai latar belakang profesional,” dan berjanji akan mengadakan sesi konsultasi satu-satu untuk mengubah minat menjadi aplikasi visa resmi sebelum puncak kelulusan musim panas.
Sumber: Bastille Post Global