1. Berita Mobilitas Global
  2. /
  3. India
  4. /
  5. Saat Amerika merayakan ulang tahun ke-250, warga India mendominasi hampir tiga perempat dari seluruh persetujuan visa H-1B.

Saat Amerika merayakan ulang tahun ke-250, warga India mendominasi hampir tiga perempat dari seluruh persetujuan visa H-1B.

Jun 28, 2026
·
Saat Amerika merayakan ulang tahun ke-250, warga India mendominasi hampir tiga perempat dari seluruh persetujuan visa H-1B.
Sebuah penjelasan berbasis data oleh The Indian Express menandai Hari Kemerdekaan Amerika Serikat yang ke-250 dengan menyoroti bagaimana talenta India kini menjadi tulang punggung ekonomi inovasi Amerika. Mengutip analisis Pew Research Center tahun 2025, artikel tersebut mencatat bahwa 73 persen persetujuan visa H-1B tahun fiskal 2023 diberikan kepada warga negara India, jauh melampaui China yang hanya 12 persen. Dua pertiga pemegang visa H-1B bekerja di bidang komputer, mengisi kekurangan kritis di bidang kecerdasan buatan, desain semikonduktor, dan infrastruktur cloud.

Beberapa faktor mendorong dominasi India: jumlah lulusan STEM terbesar di dunia, hubungan puluhan tahun antara perusahaan layanan TI India dan klien AS, serta kemampuan bahasa Inggris yang luas. Artikel ini juga menjelaskan mekanisme program tersebut—termasuk batas tahunan 65.000 visa dan kuota terpisah 20.000 visa untuk pemegang gelar master—serta memperjelas bahwa meskipun visa ini dapat diperpanjang hingga enam tahun, warga India menghadapi antrean terpanjang untuk green card berbasis pekerjaan karena batasan per negara.

Saat Amerika merayakan ulang tahun ke-250, warga India mendominasi hampir tiga perempat dari seluruh persetujuan visa H-1B.


Bagi pekerja teknologi India dan perusahaan multinasional yang mempekerjakan mereka, analisis ini memberikan konteks menjelang debat yang diperkirakan akan muncul di tahun pemilihan AS mengenai imigrasi tenaga ahli. Usulan kebijakan meliputi peningkatan standar upah hingga pengecualian bagi peneliti AI dari kuota tahunan. Para pemberi kerja disarankan untuk memantau aturan baru dari Departemen Tenaga Kerja yang dapat memperketat perhitungan upah yang berlaku, yang berpotensi meningkatkan biaya bagi perusahaan yang banyak melakukan offshoring.

Artikel ini menyimpulkan bahwa akses berkelanjutan ke talenta India dianggap sangat penting oleh raksasa Silicon Valley untuk mempertahankan kepemimpinan teknologi AS. Peringatan diberikan bahwa pembatasan sepihak dapat mempercepat pemindahan riset dan pengembangan tingkat tinggi ke pusat-pusat di Bengaluru, Hyderabad, dan Gurgaon, yang akan mengubah alur mobilitas global dalam dekade mendatang.
Sumber: The Indian Express

Bagaimana VisaHQ dapat membantu

VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk India.

Tim Visa & Imigrasi @ VisaHQ

Tim ahli visa dan imigrasi VisaHQ membantu individu dan perusahaan menavigasi persyaratan perjalanan, kerja, dan tempat tinggal global. Kami menangani persiapan dokumen, pengajuan aplikasi, koordinasi dengan lembaga pemerintah, serta setiap aspek yang diperlukan untuk memastikan persetujuan yang cepat, sesuai, dan tanpa stres.

Kebijakan Redaksi
×