
Kanoo Travel yang berbasis di Bahrain merilis buletin perjalanan terbaru untuk Dewan Kerjasama Teluk (GCC) pada pukul 11:00 GST tanggal 30 Juni, mengonfirmasi bahwa ruang udara Uni Emirat Arab, Arab Saudi, dan Oman “beroperasi penuh” serta bandara di Dubai, Abu Dhabi, Sharjah, dan emirat utara berfungsi tanpa gangguan. Pembaruan ini menyusul beberapa minggu penyesuaian kapasitas secara bertahap setelah adanya peringatan keamanan regional sebelumnya. Kuwait dan Bahrain juga telah membuka kembali ruang udara mereka, meskipun beberapa maskapai masih menjalankan jadwal yang dipangkas. Di UAE, maskapai nasional Emirates, Etihad, dan flydubai telah mengembalikan frekuensi normal di sebagian besar rute, sementara maskapai berbiaya rendah seperti Air Arabia dan Flynas masih mencantumkan “operasi terbatas” ke beberapa tujuan tertentu. Manajer perjalanan korporat disarankan tetap menerapkan persetujuan dinamis: penumpang diimbau untuk tidak menuju bandara kecuali penerbangan sudah dikonfirmasi ulang, dan bersiap menghadapi perubahan jadwal mendadak saat maskapai menyeimbangkan armada mereka. Pelancong yang transit melalui Teluk dengan rute kompleks disarankan memberi waktu koneksi lebih longgar sampai tingkat keterisian penerbangan stabil. Kondisi operasional yang membaik ini menjadi kabar baik bagi perusahaan yang tengah bergegas menyelesaikan perpindahan musim panas sebelum libur sekolah di UAE pada 3 Juli. Tim mobilitas sebaiknya terus memantau peringatan maskapai dan memastikan pelancong terdaftar dalam alat pelacakan waktu nyata untuk mengantisipasi perubahan rute mendadak.
Sumber: Kanoo Travel