1. Berita Mobilitas Global
  2. /
  3. India
  4. /
  5. India luncurkan portal FCRA 2.0 dan kartu e-OCI serba digital

India luncurkan portal FCRA 2.0 dan kartu e-OCI serba digital

Jul 1, 2026
·
India luncurkan portal FCRA 2.0 dan kartu e-OCI serba digital
India telah mengambil langkah tegas menuju imigrasi tanpa kertas dengan peluncuran portal Foreign Contribution (Regulation) Act (FCRA) 2.0 dan kredensial elektronik Overseas Citizen of India (e-OCI) yang baru pada hari Selasa. Menteri Dalam Negeri Amit Shah, saat memperkenalkan kedua sistem ini di New Delhi, mengatakan pembaruan ini akan mewujudkan “pemerintahan minimal, tata kelola maksimal” dengan menggantikan ribuan halaman formulir dengan verifikasi waktu nyata berbasis API terhadap database Aadhaar, PAN, paspor, dan LSM.

Untuk sektor nirlaba, portal FCRA menjadi satu pintu untuk lisensi, perpanjangan, dan laporan tahunan yang mencakup sekitar 14.500 organisasi terdaftar yang secara kolektif menerima lebih dari ₹22.000 crore donasi luar negeri setiap tahun. Menurut pejabat, versi 2.0 menghilangkan pengajuan fisik sepenuhnya, memperkenalkan pelacakan dashboard bagi pemohon, dan memungkinkan regulator untuk segera menandai aliran dana mencurigakan—sangat penting di era pengawasan ketat terhadap pendanaan asing.

India luncurkan portal FCRA 2.0 dan kartu e-OCI serba digital


Berita utama bagi konsumen adalah kartu e-OCI. Lebih dari 5 juta orang keturunan India saat ini memegang buku plastik OCI yang harus diterbitkan ulang setiap kali paspor baru diperoleh setelah usia 20 tahun. Kredensial digital baru ini memungkinkan pemegang kartu memperbarui data paspor secara online dan mengunduh kartu berkode QR terenkripsi ke dompet smartphone, mengurangi kunjungan konsuler dan keterlambatan pengiriman.

Gerbang e-imigrasi di bandara utama sedang dikonfigurasi ulang untuk membaca kode QR sehingga penumpang OCI dapat menggunakan jalur biometrik yang sudah diterapkan dalam program Digi Yatra India. Bagi pemberi kerja dan manajer mobilitas global, implikasinya langsung terasa. Karyawan OCI yang ditempatkan di India tidak perlu menyerahkan paspor untuk penerbitan ulang buku, sehingga mengurangi waktu tunggu penugasan.

Namun, LSM harus memperketat kontrol internal: algoritma FCRA baru memeriksa nama donor terhadap daftar sanksi dan memblokir pengajuan dengan data penerima yang tidak lengkap. Kementerian Dalam Negeri menyatakan buku lama masih berlaku, tetapi mendorong semua pemegang kartu untuk beralih ke format digital sebelum 31 Desember 2027. Meja bantuan dan basis pengetahuan telah terintegrasi ke dalam portal, dan webinar pelatihan untuk korporasi serta konsultan imigrasi akan dimulai minggu depan.
Sumber: NDTV

Bagaimana VisaHQ dapat membantu

VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk India.

Tim Visa & Imigrasi @ VisaHQ

Tim ahli visa dan imigrasi VisaHQ membantu individu dan perusahaan menavigasi persyaratan perjalanan, kerja, dan tempat tinggal global. Kami menangani persiapan dokumen, pengajuan aplikasi, koordinasi dengan lembaga pemerintah, serta setiap aspek yang diperlukan untuk memastikan persetujuan yang cepat, sesuai, dan tanpa stres.

Kebijakan Redaksi
×