
Departemen Dalam Negeri mengumumkan bahwa mulai 1 Agustus 2026, warga negara India yang mengajukan Electronic Travel Authority (ETA) akan menjalani pemeriksaan tambahan untuk mencegah masa tinggal berlebih dan penyalahgunaan visa. Pemohon diwajibkan mengunggah laporan bank terbaru, surat keterangan dari pemberi kerja, serta sertifikat bebas catatan kepolisian. Waktu proses juga diperpanjang dari 24 jam menjadi hingga lima hari kerja. Kebijakan ini diberlakukan menyusul kenaikan penolakan ETA sebesar 23 persen untuk warga India pada tahun 2025, dengan intelijen menunjukkan sebagian kecil pelancong menggunakan izin tinggal singkat namun tetap tinggal secara ilegal untuk bekerja. Meskipun hanya sebagian kecil dari 340.000 pengunjung India setiap tahun yang melebihi masa tinggal, pejabat menegaskan bahwa pemeriksaan ketat ini bertujuan menjaga integritas sistem masuk otomatis Australia sekaligus melindungi wisata dan kunjungan keluarga yang sah. Tourism Australia memperkirakan 78 persen wisatawan rekreasi India sudah memiliki ETA yang berlaku sebelum batas waktu Agustus, sehingga dampak langsung terhadap kedatangan diperkirakan minimal. Namun, maskapai penerbangan telah diperintahkan untuk memverifikasi status ETA saat check-in guna menghindari sanksi. Agen perjalanan menganjurkan klien untuk mengajukan permohonan setidaknya dua minggu sebelumnya sampai prosedur baru berjalan lancar. Kementerian Luar Negeri India meminta opsi percepatan timbal balik bagi warga Australia yang mengajukan e-Visa India, dengan alasan bahwa kemudahan yang seimbang akan memperkuat hubungan bisnis dua arah. Pembicaraan bilateral dijadwalkan berlangsung akhir bulan ini di Canberra. Sementara itu, perusahaan Australia yang memindahkan staf antar kedua negara disarankan menyiapkan waktu persetujuan perjalanan lebih panjang dan mempertimbangkan kelas visa singkat alternatif—seperti subclass 600 Business—jika jadwal perjalanan belum pasti. Langkah ini mencerminkan tren global yang lebih luas: pemerintah menambahkan alat penilaian risiko pada skema perjalanan elektronik yang sebelumnya tanpa hambatan. Manajer mobilitas dengan talenta India disarankan untuk meninjau ulang kebijakan, memperbarui komunikasi dengan pelancong, dan memantau data tingkat penolakan yang bisa menjadi indikasi perubahan kebijakan lebih lanjut.
Sumber: Atlas Guide Travel News
Bagaimana VisaHQ dapat membantu
VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk Australia.Lebih Banyak Dari Australia
Lihat semua
Gelombang Pembatalan Penerbangan Melanda Australia dan Selandia Baru, 363 Penerbangan Tertunda dan 21 Dibatalkan dalam Sehari
Tahun Program Baru Dimulai Tanpa Putaran 189—Apa yang Harus Dilakukan Para Pemohon Visa Terampil