
Dalam konferensi pers bersama yang disiarkan langsung oleh blog politik federal ABC, Perdana Menteri Anthony Albanese mengonfirmasi bahwa perjanjian Vuvale Union yang baru tidak akan memberikan akses bebas visa bagi warga negara Fiji. Sebagai gantinya, kesepakatan ini memperpanjang masa tinggal yang diizinkan pada visa kunjungan dan visa kerja sementara yang sudah ada — sebuah kompromi yang bertujuan mendorong mobilitas sambil menjaga ketatnya pengaturan perbatasan Australia. Media Fiji sebelumnya berspekulasi bahwa Suva akan mendapatkan akses bebas visa selama 90 hari seperti dalam Perjanjian Perjalanan Trans-Tasman, namun penasihat Departemen Dalam Negeri berpendapat bahwa liberalisasi penuh akan melemahkan standar pemeriksaan pengunjung yang baru diperketat.
Perjanjian ini, bagaimanapun, mengikat kedua negara untuk menguji coba “Pacific Mobility Pass” multi-tahun yang menggabungkan visa kunjungan multiple-entry selama dua tahun dengan hak kerja hingga 90 hari per tahun, dengan syarat pemeriksaan kesehatan dan karakter. Perpanjangan masa tinggal ini akan sangat menguntungkan keluarga peserta program PALM dan Skills Hub, yang saat ini banyak bergantung pada pengajuan ulang visa Subclass 600 yang mahal. Pemerintah Canberra juga akan membuka platform penjadwalan online untuk mempercepat proses pengajuan visa bagi pelamar dari Fiji menjadi kurang dari sepuluh hari pada Desember mendatang.
Perusahaan yang mempekerjakan tenaga kerja Fiji disarankan untuk meninjau ulang durasi kontrak kerja: staf dengan visa kunjungan yang diperpanjang harus meninggalkan Australia saat jumlah hari kumulatif melebihi batas baru atau beralih ke visa kerja. Rincian lebih lanjut akan diumumkan sebelum pilot program dimulai pada kuartal kedua tahun 2027.
Perjanjian ini, bagaimanapun, mengikat kedua negara untuk menguji coba “Pacific Mobility Pass” multi-tahun yang menggabungkan visa kunjungan multiple-entry selama dua tahun dengan hak kerja hingga 90 hari per tahun, dengan syarat pemeriksaan kesehatan dan karakter. Perpanjangan masa tinggal ini akan sangat menguntungkan keluarga peserta program PALM dan Skills Hub, yang saat ini banyak bergantung pada pengajuan ulang visa Subclass 600 yang mahal. Pemerintah Canberra juga akan membuka platform penjadwalan online untuk mempercepat proses pengajuan visa bagi pelamar dari Fiji menjadi kurang dari sepuluh hari pada Desember mendatang.
Perusahaan yang mempekerjakan tenaga kerja Fiji disarankan untuk meninjau ulang durasi kontrak kerja: staf dengan visa kunjungan yang diperpanjang harus meninggalkan Australia saat jumlah hari kumulatif melebihi batas baru atau beralih ke visa kerja. Rincian lebih lanjut akan diumumkan sebelum pilot program dimulai pada kuartal kedua tahun 2027.
Sumber: ABC News – Live Blog