
Pada pukul 14:30 BST tanggal 7 Juli, Komite Kehakiman dan Urusan Dalam Negeri akan menggelar sesi tanya jawab publik yang jarang terjadi dengan Menteri Dalam Negeri, Shabana Mahmood MP. Berdasarkan agenda yang telah dipublikasikan, para anggota parlemen dan anggota dewan akan menekan Mahmood terkait RUU Imigrasi dan Suaka yang baru diperkenalkan, peluncuran Sistem Masuk/Keluar Uni Eropa di pelabuhan yang berdekatan, kinerja skema Otorisasi Perjalanan Elektronik (ETA), serta rencana perluasan penggunaan eGate untuk anak-anak yang lebih muda. Sumber dari komite menyatakan bahwa anggota ingin mendapatkan kejelasan mengenai rencana darurat di Dover jika antrean EES kembali terjadi, serta bagaimana Kementerian Dalam Negeri berencana menegakkan regulasi biaya visa baru tanpa membebani pemberi kerja secara berlebihan. Mahmood juga akan menghadapi pertanyaan mengenai konsultasi ‘Jalur Penyelesaian yang Lebih Adil’, yang mengusulkan kenaikan ambang gaji untuk visa Pekerja Terampil dan memperpanjang masa tinggal sebelum mendapatkan status tetap. Sesi ini berlangsung di tengah kekhawatiran industri atas keterlibatan pemangku kepentingan yang tidak merata: perusahaan perjalanan mengeluhkan pemberitahuan operasional yang terlambat, sementara manajer mobilitas global khawatir harus menegosiasikan ulang anggaran penugasan di tengah tahun karena perubahan biaya dan ambang gaji. Siaran langsung akan tersedia di Parliament TV dan transkrip akan dipublikasikan dalam 48 jam—bacaan penting bagi tim HR dan mobilitas yang merencanakan perpindahan tenaga kerja tahun 2027.
Sumber: UK Parliament