
Setelah empat tahun negosiasi yang melelahkan, Brussels dan London menandatangani Perjanjian UE-Inggris tentang Gibraltar yang telah lama dinantikan pada 14 Juli 2026. Perjanjian ini akan membongkar pagar sepanjang 1,2 kilometer yang telah memisahkan Gibraltar dari La Línea de la Concepción sejak 1910 dan membawa Wilayah Seberang Laut Inggris tersebut ke dalam aturan kawasan Schengen dan Uni Bea Cukai UE. Mulai menit pertama 15 Juli, para pelancong yang tiba lewat darat, laut, atau udara akan menjalani pemeriksaan bersama Spanyol-Gibraltar di dalam terminal bandara dan pelabuhan laut, sementara pemeriksaan kendaraan dan pejalan kaki di perbatasan akan dihapuskan. Petugas Guardia Civil Spanyol, bekerja sama dengan polisi Gibraltar, akan melakukan kontrol masuk-keluar Schengen; Inggris akan tetap bertanggung jawab atas visa dan suaka di Gibraltar tetapi tidak lagi mencap paspor di perbatasan darat. Kesepakatan ini menjamin apa yang disebut negosiator sebagai “kemakmuran bersama” bagi 300.000 penduduk Campo de Gibraltar dan 35.000 warga Gibraltar yang kehidupan sehari-harinya selama ini diatur oleh pagar tersebut. Sekitar 15.000 pekerja lintas batas—banyak di antaranya bekerja di sektor keuangan dan permainan daring Gibraltar—akan menghemat hingga dua jam sehari yang sebelumnya hilang dalam antrean. Pelaku usaha di kedua sisi berharap rantai pasokan berjalan lancar: bea cukai untuk sebagian besar barang akan dihapus dan pemeriksaan veteriner akan dilakukan di fasilitas bersama baru di pelabuhan. Secara politik, Madrid menegaskan bahwa klaim kedaulatan Spanyol “tetap utuh”, namun Menteri Luar Negeri José Manuel Albares menyambut perjanjian ini sebagai “ujung terakhir dari Brexit”. Pemerintah Inggris merayakan “hasil yang melindungi status unik Gibraltar sekaligus memperdalam kerja sama dengan Spanyol”. Di Gibraltar, Menteri Utama Fabian Picardo menyebut perjanjian ini sebagai “momen sebelum dan sesudah” yang menjaga pemerintahan sendiri dan mengakhiri isolasi fisik. Bagi pengelola mobilitas, kesepakatan ini mengubah strategi penugasan karyawan. Warga negara ketiga yang ditempatkan di Gibraltar kini harus memenuhi persyaratan visa Schengen jika berniat menyeberang ke Spanyol, dan penasihat imigrasi Spanyol perlu meninjau pola perjalanan tenaga kerja. Perusahaan yang mengoperasikan gudang berikat di Algeciras harus memperbarui prosedur kepatuhan, karena Badan Pajak Spanyol telah mengeluarkan kode impor, ekspor, dan transit baru yang berlaku segera. Tips praktis: 1) Pekerja lintas batas disarankan mendaftar program e-gate biometrik Spanyol untuk mempercepat proses. 2) Operator logistik harus mengganti deklarasi ENS dengan entri transit G4 untuk barang yang berasal dari Gibraltar. 3) Tim HR perlu meninjau kembali kebijakan kerja jarak jauh—karyawan kini bisa tinggal di satu sisi perbatasan dan bekerja di sisi lain tanpa pemeriksaan paspor harian.
Sumber: El País
Bagaimana VisaHQ dapat membantu
VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk Spanyol.Lebih Banyak Dari Spanyol
Lihat semua
Renfe menghadapi mogok kerja kedua selama 24 jam pada 15 Juli; layanan minimum 73% ditetapkan untuk kereta kecepatan tinggi
Bea Spanyol Terbitkan Panduan Operasional Saat Kesepakatan Uni Eropa-Gibraltar Mulai Berlaku