
Dalam pertemuan luar biasa Dewan Kehakiman dan Urusan Dalam Negeri di Brussels pagi ini (15 Juli), para menteri Uni Eropa sepakat secara bulat untuk memperpanjang Direktif Perlindungan Sementara (TPD) bagi orang-orang yang melarikan diri dari invasi Rusia ke Ukraina hingga 4 Maret 2028. Menteri Kehakiman, Urusan Dalam Negeri, dan Migrasi Irlandia, Jim O’Callaghan, menyambut baik keputusan ini, menyebutnya sebagai “jaminan penting bagi stabilitas lebih dari 84.000 warga Ukraina yang telah membangun kembali kehidupan mereka di Irlandia”.
Perpanjangan ini berarti penerima manfaat akan tetap memiliki hak otomatis untuk tinggal, bekerja, belajar, dan mengakses layanan sosial di seluruh Uni Eropa selama dua tahun tambahan. Di Irlandia, status TPD saat ini disertai izin imigrasi Stamp 4 dan nomor Personal Public Service (PPS) Irlandia, yang memungkinkan pemegangnya bekerja tanpa perlu izin kerja. Para pengusaha di sektor seperti kesehatan, perhotelan, dan teknologi informasi sangat bergantung pada tenaga kerja Ukraina selama dua tahun terakhir. Banyak yang khawatir masa berlaku yang berakhir pada Maret 2027 akan memaksa mereka mengikuti proses izin kerja standar atau berisiko kehilangan staf.
Perpanjangan satu tahun ini secara efektif menghilangkan batas waktu tersebut dan memberi ruang bagi perusahaan serta migran untuk merencanakan jalur jangka panjang, seperti izin Keterampilan Kritis atau naturalisasi. Dewan juga mengajak negara anggota untuk mulai merancang “skema transisi” bagi mereka yang ingin mengubah status menjadi izin tinggal nasional sebelum 2028—sejalan dengan Skema Transisi yang diumumkan Irlandia pada Mei lalu. Pejabat Irlandia menyatakan bahwa kriteria kelayakan rinci dan portal aplikasi online akan diumumkan pada bulan September.
Pengacara imigrasi menyarankan para pengusaha untuk memeriksa basis data tenaga kerja mereka guna mengidentifikasi staf dengan status TPD dan mulai berdiskusi mengenai opsi setelah 2028. Mereka juga mengingatkan bahwa meskipun ada perpanjangan, warga Ukraina tetap memerlukan visa untuk perjalanan bisnis ke Inggris atau Amerika Serikat dan harus memastikan paspor mereka berlaku minimal enam bulan setelah setiap perjalanan.
Perpanjangan ini berarti penerima manfaat akan tetap memiliki hak otomatis untuk tinggal, bekerja, belajar, dan mengakses layanan sosial di seluruh Uni Eropa selama dua tahun tambahan. Di Irlandia, status TPD saat ini disertai izin imigrasi Stamp 4 dan nomor Personal Public Service (PPS) Irlandia, yang memungkinkan pemegangnya bekerja tanpa perlu izin kerja. Para pengusaha di sektor seperti kesehatan, perhotelan, dan teknologi informasi sangat bergantung pada tenaga kerja Ukraina selama dua tahun terakhir. Banyak yang khawatir masa berlaku yang berakhir pada Maret 2027 akan memaksa mereka mengikuti proses izin kerja standar atau berisiko kehilangan staf.
Perpanjangan satu tahun ini secara efektif menghilangkan batas waktu tersebut dan memberi ruang bagi perusahaan serta migran untuk merencanakan jalur jangka panjang, seperti izin Keterampilan Kritis atau naturalisasi. Dewan juga mengajak negara anggota untuk mulai merancang “skema transisi” bagi mereka yang ingin mengubah status menjadi izin tinggal nasional sebelum 2028—sejalan dengan Skema Transisi yang diumumkan Irlandia pada Mei lalu. Pejabat Irlandia menyatakan bahwa kriteria kelayakan rinci dan portal aplikasi online akan diumumkan pada bulan September.
Pengacara imigrasi menyarankan para pengusaha untuk memeriksa basis data tenaga kerja mereka guna mengidentifikasi staf dengan status TPD dan mulai berdiskusi mengenai opsi setelah 2028. Mereka juga mengingatkan bahwa meskipun ada perpanjangan, warga Ukraina tetap memerlukan visa untuk perjalanan bisnis ke Inggris atau Amerika Serikat dan harus memastikan paspor mereka berlaku minimal enam bulan setelah setiap perjalanan.