
Otoritas Federal untuk Identitas, Kewarganegaraan, Bea Cukai, dan Keamanan Pelabuhan (ICP) memberikan kelonggaran lebih bagi warga Emirat untuk memperbarui kartu Emirates ID yang sangat penting: pemegang kartu kini dapat memulai proses pembaruan hingga 12 bulan sebelum masa berlaku habis, bukan hanya enam bulan seperti sebelumnya. Perubahan ini, yang berlaku mulai 14 Juli, sejalan dengan program Zero Government Bureaucracy pemerintah dan mengikuti perpanjangan serupa untuk pembaruan paspor beberapa minggu lalu.
Ketika tanggal kedaluwarsa ID dan paspor bertepatan, warga dapat mengurus kedua dokumen sekaligus dalam satu transaksi, sehingga mengurangi waktu administrasi dan kunjungan berulang. Emirates ID, yang diluncurkan pada 2006, menjadi dasar untuk berbagai layanan mulai dari perbankan dan kontrak telekomunikasi hingga pemungutan suara dan formalitas perjalanan; keterlambatan pembaruan sering berdampak pada pengajuan visa dan lisensi.
Direktur Jenderal ICP, Mayor Jenderal Suhail Al Khaili, mengatakan langkah ini memberikan “fleksibilitas lebih besar” dan menghilangkan hambatan yang dapat memengaruhi perencanaan perjalanan bisnis bagi eksekutif senior Emirat. Bagi manajer mobilitas, jendela pembaruan yang lebih luas mengurangi risiko ID kedaluwarsa mengganggu perjalanan keluar negeri atau penugasan korporat, sekaligus menandakan kelanjutan digitalisasi infrastruktur identitas di UAE.
Ketika tanggal kedaluwarsa ID dan paspor bertepatan, warga dapat mengurus kedua dokumen sekaligus dalam satu transaksi, sehingga mengurangi waktu administrasi dan kunjungan berulang. Emirates ID, yang diluncurkan pada 2006, menjadi dasar untuk berbagai layanan mulai dari perbankan dan kontrak telekomunikasi hingga pemungutan suara dan formalitas perjalanan; keterlambatan pembaruan sering berdampak pada pengajuan visa dan lisensi.
Direktur Jenderal ICP, Mayor Jenderal Suhail Al Khaili, mengatakan langkah ini memberikan “fleksibilitas lebih besar” dan menghilangkan hambatan yang dapat memengaruhi perencanaan perjalanan bisnis bagi eksekutif senior Emirat. Bagi manajer mobilitas, jendela pembaruan yang lebih luas mengurangi risiko ID kedaluwarsa mengganggu perjalanan keluar negeri atau penugasan korporat, sekaligus menandakan kelanjutan digitalisasi infrastruktur identitas di UAE.
Sumber: The National