
Para pekerja kantoran dan wisatawan akhir pekan di pusat London harus bersiap menghadapi penutupan jalan bergilir pada hari Sabtu karena Kepolisian Metropolitan memberlakukan ketentuan Undang-Undang Ketertiban Umum untuk Aksi Nasional Mendukung Palestina. Dalam pemberitahuan yang dikeluarkan pukul 14:00 tanggal 17 Juli, kepolisian mengonfirmasi bahwa para demonstran harus berkumpul di Russell Square dan mengikuti rute yang telah ditentukan melalui Holborn dan Strand sebelum berkumpul di Whitehall. Pawai tidak boleh dimulai sebelum pukul 12:45 dan harus bubar paling lambat pukul 17:30. Siapa pun yang datang lebih awal harus tetap berada di zona yang ditentukan dan meninggalkan Russell Square paling lambat pukul 13:00. Para marshal akan ditangkap jika kerumunan menyimpang dari jalur yang disetujui atau melewati jadwal yang ditetapkan. Langkah-langkah ini, yang diberlakukan berdasarkan pasal 12 dan 14 Undang-Undang tersebut, bertujuan untuk “mengurangi gangguan serius terhadap komunitas lokal,” menurut pernyataan resmi Met. Waktu pelaksanaan bertepatan dengan puncak liburan domestik dan pertandingan kandang turnamen pra-musim Liga Premier, menambah tekanan pada koridor transportasi yang sudah padat. Transport for London memperingatkan bahwa bus akan dialihkan dan stasiun bawah tanah Holborn, Charing Cross, serta Westminster bisa berubah menjadi pintu keluar saja jika platform menjadi terlalu penuh. Tim mobilitas global yang memiliki karyawan di London disarankan untuk mengalihkan rute antar-jemput bandara dari kawasan West End antara pukul 11:00 hingga 18:00, menjadwal ulang pertemuan pengunjung di area Westminster, dan memberi pengarahan kepada karyawan tentang peningkatan kehadiran polisi. Bagi yang merencanakan perjalanan kereta lintas kota, disarankan menyediakan waktu ekstra, terutama jika harus transit di St Pancras International untuk layanan Eurostar. Acara ini merupakan salah satu dari serangkaian demonstrasi besar yang mendorong Menteri Dalam Negeri untuk berkonsultasi mengenai panduan hukum baru dalam pengamanan aksi protes yang dianggap memiliki “dampak ekonomi yang sangat besar.” Para pelaku bisnis dapat mengantisipasi ketentuan yang lebih ketat dan cepat diberlakukan pada pawai-pawai mendatang yang memengaruhi zona komersial utama.
Sumber: Metropolitan Police