
Dasbor Schengen Komisi Eropa yang diperbarui pada dini hari 16 September kini secara resmi mencantumkan kontrol perbatasan dalam negeri Italia dengan Spanyol berlangsung dari 16 September hingga 1 Oktober. Pemberitahuan ini memenuhi persyaratan hukum bahwa setiap penangguhan Schengen harus diberitahukan ke Brussel dan negara anggota lainnya, serta menegaskan bahwa kontrol luar biasa ini terbatas pada “seluruh perbatasan udara dan laut dalam negeri dengan Spanyol.” Daftar ini memberikan kejelasan yang sangat dibutuhkan bagi tim mobilitas perusahaan terkait masa berlaku izin perjalanan. Berdasarkan aturan UE, visa Schengen atau izin tinggal tetap berlaku selama pemeriksaan perbatasan sementara, namun pelancong harus siap menjelaskan tujuan dan durasi kunjungan mereka. Maskapai penerbangan dapat dikenai denda jika mengangkut penumpang yang ditolak masuk, sehingga sebagian besar maskapai memperbarui skrip check-in dengan verifikasi dokumen lanjutan untuk rute Spanyol ke Italia. Dari sudut kebijakan, penerimaan Komisi atas alasan Italia—risiko keamanan yang berkelanjutan terkait lonjakan migran di Ceuta—menjadi preseden yang bisa diikuti negara anggota lain. Jerman dan Austria sudah menerapkan pengecualian Schengen jangka panjang di perbatasan darat mereka; kini Spanyol menghadapi kemungkinan pemeriksaan serupa oleh negara ketiga jika situasi Ceuta memburuk. Oleh karena itu, perusahaan global disarankan melakukan “audit kesiapan Schengen,” memastikan staf yang berpindah antar kantor di Eropa membawa surat keterangan kerja, asuransi kesehatan, dan bukti dana yang cukup. Meski UE tidak mewajibkan visa bagi warga negara UE, warga negara ketiga yang bekerja di Spanyol mungkin menghadapi pemeriksaan lebih ketat saat memasuki Italia.