
Dasbor Departemen Luar Negeri AS tentang waktu tunggu visa non-imigran diperbarui pada akhir 17 September, dan data ini memberikan gambaran yang beragam bagi pelancong bisnis dari India. Waktu tunggu wawancara pertama kali B1/B2 di Mumbai turun dari 458 hari menjadi 412 hari; New Delhi kini 395 hari, turun 21 hari dari pembaruan sebelumnya. Namun, Chennai dan Hyderabad hampir tidak mengalami perubahan, masih sekitar 440 hari. Antrian janji temu H-1B dan L-1 di seluruh negeri memendek rata-rata delapan hari. Pejabat konsuler menyebutkan perbaikan ini berkat “shift Sabtu yang agresif” dan penempatan 120 petugas sementara dalam Operasi Visa Surge III. Meski begitu, permintaan masih jauh melebihi kapasitas: AS menerima lebih dari 1 juta aplikasi visa pengunjung dari India dalam delapan bulan pertama tahun fiskal 2026, sudah melampaui total tahun fiskal 2025. Apa artinya bagi perusahaan? Pertama, jangan anggap perbaikan berarti ketersediaan—slot sering habis dalam hitungan menit setelah dibuka. Kedua, perusahaan harus menganggarkan kemungkinan menggunakan pilot jalur cepat Departemen Luar Negeri (US$750) untuk perjalanan yang sangat mendesak; perlu dicatat, India masih belum termasuk dalam pilot ini, sehingga pelancong harus ke kantor di negara ketiga yang ikut program. Ketiga, periksa apakah karyawan memenuhi syarat untuk pembaruan tanpa wawancara, yang hanya memerlukan pengajuan drop-box. Pembaruan ini juga mengingatkan bahwa tahun fiskal baru dimulai 1 Oktober, saat kantor biasanya menambah jumlah janji temu secara signifikan. Manajer mobilitas disarankan mengatur pengingat di portal USTravelDocs dan menyiapkan formulir DS-160 yang sudah lengkap agar pelancong bisa segera memanfaatkan tanggal baru yang dibuka.
Bagaimana VisaHQ dapat membantu
VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk India.Lebih Banyak Dari India
Lihat semua
Australia akan menahan wisatawan yang melebihi masa berlaku visa dalam upaya penegakan baru
AS Amerika Perluas Tes ‘Beban Publik’ Mulai 18 September; Pemohon Kartu Hijau India Hadapi Pemeriksaan Lebih Ketat