
Pusat Meteorologi Nasional (NCM) mengeluarkan peringatan merah dan kuning secara bersamaan pada pagi 23 September 2026 setelah kabut tebal menyelimuti sebagian besar wilayah Abu Dhabi, Dubai, dan Emirat Utara, mengurangi jarak pandang hingga di bawah 200 meter di beberapa area. Pada pukul 07:00, Bandara Internasional Dubai mengaktifkan prosedur visibilitas rendah, yang menyebabkan perlambatan sementara pergerakan di landasan pacu dan menambah keterlambatan akibat masalah ruang udara regional yang terpisah. Otoritas jalan menurunkan batas kecepatan di jalan tol utama, dan Kementerian Pendidikan menyarankan sekolah untuk menunda apel pagi. Maskapai penerbangan meminta penumpang menyediakan waktu ekstra untuk drop bagasi dan pemeriksaan keamanan, mengingat dampak kabut terhadap penempatan pesawat dan jadwal kerja kru. Meskipun kabut menghilang pada pertengahan pagi, perusahaan logistik melaporkan pengaturan ulang pengambilan kargo pagi hari, dan beberapa perusahaan kurir beralih ke pengiriman sore hari. Perencana mobilitas mencatat bahwa transisi musim gugur di UAE sering ditandai dengan kelembapan tinggi semalaman, sehingga episode kabut serupa kemungkinan akan terjadi dalam beberapa minggu ke depan. Perusahaan dengan pengiriman yang sangat mendesak—seperti kargo proyek atau pengiriman tepat waktu—disarankan untuk memasukkan klausul kontinjensi cuaca dalam perjanjian layanan hingga setidaknya akhir Oktober, saat perbedaan suhu biasanya mulai stabil.
Sumber: Khaleej Times