
Sebuah pesawat Airbus A320 milik IndiGo yang dijadwalkan mengoperasikan penerbangan 6E-509 dari Delhi ke Kochi pada pagi 2 November harus dihentikan operasinya setelah kru mendeteksi gangguan sistem saat pesawat sedang taxi. Semua penumpang dievakuasi dan diberikan makanan sementara pesawat cadangan disiapkan, menyebabkan keterlambatan lebih dari tiga jam.
Meski maskapai dengan cepat mengatur pesawat pengganti, insiden ini menjadi yang terbaru dalam rangkaian keterlambatan akibat gangguan teknis yang menimpa maskapai dengan pertumbuhan tercepat di India ini. Para analis industri mengaitkan peningkatan gangguan ini dengan tingkat pemakaian pesawat yang rata-rata mencapai 13 jam per hari per unit serta kekurangan suku cadang mesin Pratt & Whitney akibat masalah rantai pasokan.
Untuk program perjalanan korporat, keterlambatan berulang di bawah empat jam biasanya tidak memicu eskalasi kewajiban perawatan, namun dapat mengganggu jadwal pertemuan di hari yang sama. Manajer perjalanan disarankan menjadwalkan pertemuan penting pada slot sore saat terbang ke Kochi, atau menyiapkan opsi virtual sebagai cadangan.
IndiGo menyatakan bahwa kinerja tepat waktu mereka masih di atas 82 persen, namun secara diam-diam telah memperpanjang waktu koneksi minimum di hub Delhi dan Bengaluru. Diperkirakan gangguan sporadis akan terus terjadi hingga mesin dan pesawat baru bergabung dengan armada pada pertengahan 2026.
Meski maskapai dengan cepat mengatur pesawat pengganti, insiden ini menjadi yang terbaru dalam rangkaian keterlambatan akibat gangguan teknis yang menimpa maskapai dengan pertumbuhan tercepat di India ini. Para analis industri mengaitkan peningkatan gangguan ini dengan tingkat pemakaian pesawat yang rata-rata mencapai 13 jam per hari per unit serta kekurangan suku cadang mesin Pratt & Whitney akibat masalah rantai pasokan.
Untuk program perjalanan korporat, keterlambatan berulang di bawah empat jam biasanya tidak memicu eskalasi kewajiban perawatan, namun dapat mengganggu jadwal pertemuan di hari yang sama. Manajer perjalanan disarankan menjadwalkan pertemuan penting pada slot sore saat terbang ke Kochi, atau menyiapkan opsi virtual sebagai cadangan.
IndiGo menyatakan bahwa kinerja tepat waktu mereka masih di atas 82 persen, namun secara diam-diam telah memperpanjang waktu koneksi minimum di hub Delhi dan Bengaluru. Diperkirakan gangguan sporadis akan terus terjadi hingga mesin dan pesawat baru bergabung dengan armada pada pertengahan 2026.
Sumber: The News Mill (ANI)