
Hanya 48 jam menjelang pembukaan Konferensi Iklim PBB ke-30 (COP30) di Belém, Kementerian Pariwisata Brasil merilis rencana operasi definitif untuk menangani lonjakan sekitar 50.000 delegasi asing, jurnalis, dan perwakilan LSM yang diperkirakan hadir. Rencana yang diterbitkan pada 8 November ini menegaskan bahwa kota Belém akan berfungsi sebagai ibu kota sementara Brasil dari 11 hingga 22 November, serta menetapkan langkah-langkah untuk menjaga kelancaran pergerakan orang dan barang.
Pertama, kapasitas transportasi udara telah ditingkatkan. Menurut kementerian, maskapai telah menjadwalkan 31 penerbangan internasional selama dua minggu konferensi—naik dari hanya 22 tahun lalu—sementara maskapai domestik menambah 221 frekuensi ekstra, sehingga total kursi mencapai hampir 246.000. Pemerintah memberikan pengecualian slot khusus di bandara Belém/Val-de-Cans dan mengeluarkan resolusi open-skies sementara agar maskapai asing dapat mengoperasikan penerbangan charter langsung tanpa persetujuan bilateral yang panjang. Untuk mobilitas di dalam kota tuan rumah, armada 120 bus listrik shuttle akan beroperasi di jalur khusus yang menghubungkan bandara, zona konferensi ‘Blue Zone’, dan klaster hotel utama.
Kedua, rencana ini memperkenalkan program “pengunjung pintar” yang ditujukan bagi pelaku bisnis. Aplikasi mobile COP30 baru, tersedia dalam enam bahasa, menggabungkan e-Visa imigrasi Brasil, informasi transportasi umum real-time, dan akses QR-code ke 30 ‘Zona Info’—kios yang dijaga oleh relawan multibahasa. Delegasi bisnis yang melanjutkan perjalanan ke São Paulo atau Brasília juga dapat menggunakan aplikasi ini untuk memesan jalur cepat keamanan atau ruang konferensi video di bandara, mengurangi hambatan transit.
Ketiga, kapasitas hotel ditingkatkan 17 persen melalui ‘hotel kapal’ sementara yang berlabuh di sepanjang Sungai Guamá. Dana jaminan yang didukung kementerian menjamin pembayaran kepada penyedia akomodasi lokal, memberikan kepastian harga bagi manajer perjalanan korporat. Dana yang sama juga mensubsidi Wi-Fi berkecepatan tinggi di penginapan terakreditasi agar pertemuan hybrid dapat berjalan mulus antara format tatap muka dan virtual.
Terakhir, perencanaan darurat difokuskan pada kesehatan dan keamanan. Tujuh pos medis sementara akan dikelola oleh layanan darurat kesehatan federal, sementara Kepolisian Federal akan mengoperasikan unit kontrol paspor mobile yang mampu memproses 160 penumpang per jam pada puncak waktu. Kementerian menekankan bahwa pelajaran dari Piala Dunia FIFA 2014 dan Olimpiade Rio 2016 telah diterapkan, terutama terkait pemodelan aliran kerumunan dan protokol komunikasi krisis multibahasa.
Bagi manajer mobilitas global, pengumuman ini memberikan kejelasan tentang opsi penerbangan mendadak, pemrosesan e-Visa, dan pengaturan transportasi darat. Perusahaan yang mengirim staf ke COP30 disarankan memperbarui kebijakan perjalanan untuk memasukkan jaringan shuttle khusus dan kontrol paspor berbasis aplikasi, serta memberi pengarahan kepada pelancong tentang lokasi Zona Info untuk bantuan konsuler atau medis.
Pertama, kapasitas transportasi udara telah ditingkatkan. Menurut kementerian, maskapai telah menjadwalkan 31 penerbangan internasional selama dua minggu konferensi—naik dari hanya 22 tahun lalu—sementara maskapai domestik menambah 221 frekuensi ekstra, sehingga total kursi mencapai hampir 246.000. Pemerintah memberikan pengecualian slot khusus di bandara Belém/Val-de-Cans dan mengeluarkan resolusi open-skies sementara agar maskapai asing dapat mengoperasikan penerbangan charter langsung tanpa persetujuan bilateral yang panjang. Untuk mobilitas di dalam kota tuan rumah, armada 120 bus listrik shuttle akan beroperasi di jalur khusus yang menghubungkan bandara, zona konferensi ‘Blue Zone’, dan klaster hotel utama.
Kedua, rencana ini memperkenalkan program “pengunjung pintar” yang ditujukan bagi pelaku bisnis. Aplikasi mobile COP30 baru, tersedia dalam enam bahasa, menggabungkan e-Visa imigrasi Brasil, informasi transportasi umum real-time, dan akses QR-code ke 30 ‘Zona Info’—kios yang dijaga oleh relawan multibahasa. Delegasi bisnis yang melanjutkan perjalanan ke São Paulo atau Brasília juga dapat menggunakan aplikasi ini untuk memesan jalur cepat keamanan atau ruang konferensi video di bandara, mengurangi hambatan transit.
Ketiga, kapasitas hotel ditingkatkan 17 persen melalui ‘hotel kapal’ sementara yang berlabuh di sepanjang Sungai Guamá. Dana jaminan yang didukung kementerian menjamin pembayaran kepada penyedia akomodasi lokal, memberikan kepastian harga bagi manajer perjalanan korporat. Dana yang sama juga mensubsidi Wi-Fi berkecepatan tinggi di penginapan terakreditasi agar pertemuan hybrid dapat berjalan mulus antara format tatap muka dan virtual.
Terakhir, perencanaan darurat difokuskan pada kesehatan dan keamanan. Tujuh pos medis sementara akan dikelola oleh layanan darurat kesehatan federal, sementara Kepolisian Federal akan mengoperasikan unit kontrol paspor mobile yang mampu memproses 160 penumpang per jam pada puncak waktu. Kementerian menekankan bahwa pelajaran dari Piala Dunia FIFA 2014 dan Olimpiade Rio 2016 telah diterapkan, terutama terkait pemodelan aliran kerumunan dan protokol komunikasi krisis multibahasa.
Bagi manajer mobilitas global, pengumuman ini memberikan kejelasan tentang opsi penerbangan mendadak, pemrosesan e-Visa, dan pengaturan transportasi darat. Perusahaan yang mengirim staf ke COP30 disarankan memperbarui kebijakan perjalanan untuk memasukkan jaringan shuttle khusus dan kontrol paspor berbasis aplikasi, serta memberi pengarahan kepada pelancong tentang lokasi Zona Info untuk bantuan konsuler atau medis.
Sumber: Ministério do Turismo