1. Berita Mobilitas Global
  2. /
  3. India
  4. /
  5. India Perluas Skema e-Tourist Visa ke 166 Negara

India Perluas Skema e-Tourist Visa ke 166 Negara

Nov 20, 2025
·
India Perluas Skema e-Tourist Visa ke 166 Negara
Dalam pembaruan yang tenang namun penting yang dipublikasikan di portal Kementerian Pariwisata pada 19 November 2025, Pemerintah India mengonfirmasi bahwa program e-Tourist Visa (e-TV) kini mencakup 166 negara, naik dari 157 negara pada awal tahun ini. Perubahan ini, yang tercermin dalam cap “Last Update: 20-11-2025” di situs tersebut, memperluas saluran visa digital saat kedatangan yang telah menjadi tulang punggung pemulihan pariwisata India pasca pandemi.

Daftar yang diperluas ini disertai dengan paket pelonggaran yang pertama kali diumumkan kepada industri perjalanan awal bulan ini: pelancong dengan visa e-Tourist atau e-Business kini dapat tinggal di India hingga satu tahun dengan beberapa kali masuk, dan batasan sebelumnya yang hanya mengizinkan tiga kunjungan per tahun kalender telah dihapus. Batas tinggal berkelanjutan tetap berlaku—90 hari untuk sebagian besar kewarganegaraan dan 180 hari untuk warga AS, Inggris, Kanada, dan Jepang—tetapi kewajiban mendaftar di Kantor Registrasi Regional Orang Asing untuk kunjungan lebih lama telah dihilangkan.

India Perluas Skema e-Tourist Visa ke 166 Negara


Dari sudut pandang mobilitas bisnis, e-Visa kini memungkinkan masuk melalui 28 bandara (termasuk penambahan Bhubaneswar dan Port Blair) dan tetap mengakui kedatangan melalui laut di lima pelabuhan utama. Untuk perencana pernikahan tujuan, Kementerian menegaskan bahwa visa e-Tourist biasa sudah cukup—tidak akan ada kategori “visa pernikahan” terpisah. Yang penting, pengunjung asing yang jatuh sakit selama tinggal dapat mengakses perawatan medis tanpa harus mengubah visa menjadi visa medis, sebuah reformasi kecil namun praktis yang disambut baik oleh perusahaan asuransi global.

Para pemangku kepentingan dari sektor pariwisata, pertemuan dan acara, serta relokasi korporat memperkirakan perluasan kelayakan ini akan mendorong volume kedatangan wisatawan asing mendekati rekor 10,9 juta pada tahun 2019. Rantai hotel besar sudah mulai meluncurkan kampanye pemasaran di pasar sumber baru seperti Kroasia, Ekuador, dan Rwanda, sementara kementerian penerbangan sipil India bekerja sama dengan maskapai untuk menyesuaikan kapasitas kursi dengan permintaan yang diperkirakan.

Bagi pekerja penugasan dan pelancong bisnis, intinya sederhana: periksa apakah rekan kerja atau klien dari negara tambahan kini dapat mengajukan permohonan secara online tanpa harus mengunjungi perwakilan India. Proses digital ini biasanya memberikan persetujuan dalam 72 jam, dan e-Visa berkode QR diakui oleh semua maskapai utama saat check-in. Perusahaan harus segera memperbarui alur kerja persetujuan perjalanan internal untuk memanfaatkan efisiensi ini.
Sumber: Ministry of Tourism, Government of India

Bagaimana VisaHQ dapat membantu

VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk India.

Tim Visa & Imigrasi @ VisaHQ

Tim ahli visa dan imigrasi VisaHQ membantu individu dan perusahaan menavigasi persyaratan perjalanan, kerja, dan tempat tinggal global. Kami menangani persiapan dokumen, pengajuan aplikasi, koordinasi dengan lembaga pemerintah, serta setiap aspek yang diperlukan untuk memastikan persetujuan yang cepat, sesuai, dan tanpa stres.

Kebijakan Redaksi
×