
Administrasi Keamanan Transportasi (TSA) mengumumkan kesiapan mereka untuk memeriksa lebih dari 17,8 juta penumpang antara Selasa, 25 November, hingga Selasa, 2 Desember, dengan perkiraan rekor pemeriksaan harian tertinggi pada Minggu, 30 November, yang diperkirakan akan melampaui 3 juta penumpang. Jumlah staf telah diperkuat sejak penutupan pemerintah tahun lalu: agen ini merekrut 2.500 petugas musim panas ini dan menawarkan bayaran lembur dua kali lipat untuk shift lembur.
Untuk program perjalanan korporat, pesan utamanya adalah merencanakan perjalanan lebih awal. TSA menyarankan penumpang tiba setidaknya dua jam sebelum keberangkatan domestik dan tiga jam untuk penerbangan internasional. Tim mobilitas harus mengingatkan karyawan bahwa jalur CLEAR tersedia di lebih dari 50 bandara di AS dan anggota Global Entry dapat menggunakan antrean keamanan TSA PreCheck.
TSA juga telah memperluas unit Teknologi Autentikasi Identitas (CAT-2), yang mencocokkan ID penumpang dengan data penerbangan dan melakukan pengenalan wajah secara langsung, ke 25 bandara tambahan pada kuartal ini. Meskipun CAT-2 mempercepat proses pemeriksaan, para advokat privasi terus mendorong pemasangan tanda opt-out dan kebijakan retensi data yang jelas.
Terakhir, kampanye baru TSA bertajuk ‘kesopanan di udara’ bertujuan mengurangi insiden penumpang yang tidak tertib dengan menyiarkan pengingat di pos pemeriksaan dan area gerbang pesawat—langkah penting bagi perusahaan yang khawatir tentang tanggung jawab perlindungan karyawan.
Untuk program perjalanan korporat, pesan utamanya adalah merencanakan perjalanan lebih awal. TSA menyarankan penumpang tiba setidaknya dua jam sebelum keberangkatan domestik dan tiga jam untuk penerbangan internasional. Tim mobilitas harus mengingatkan karyawan bahwa jalur CLEAR tersedia di lebih dari 50 bandara di AS dan anggota Global Entry dapat menggunakan antrean keamanan TSA PreCheck.
TSA juga telah memperluas unit Teknologi Autentikasi Identitas (CAT-2), yang mencocokkan ID penumpang dengan data penerbangan dan melakukan pengenalan wajah secara langsung, ke 25 bandara tambahan pada kuartal ini. Meskipun CAT-2 mempercepat proses pemeriksaan, para advokat privasi terus mendorong pemasangan tanda opt-out dan kebijakan retensi data yang jelas.
Terakhir, kampanye baru TSA bertajuk ‘kesopanan di udara’ bertujuan mengurangi insiden penumpang yang tidak tertib dengan menyiarkan pengingat di pos pemeriksaan dan area gerbang pesawat—langkah penting bagi perusahaan yang khawatir tentang tanggung jawab perlindungan karyawan.