1. Berita Mobilitas Global
  2. /
  3. India
  4. /
  5. India menambahkan Kochi, Calicut, dan Ahmedabad ke jaringan Visa-on-Arrival untuk warga negara UAE

India menambahkan Kochi, Calicut, dan Ahmedabad ke jaringan Visa-on-Arrival untuk warga negara UAE

Nov 25, 2025
·
India menambahkan Kochi, Calicut, dan Ahmedabad ke jaringan Visa-on-Arrival untuk warga negara UAE
Dalam sebuah pengumuman larut malam pada 24 November, Kementerian Dalam Negeri secara diam-diam memperluas skema Visa-on-Arrival (VoA) India bagi warga negara Uni Emirat Arab. Mulai berlaku segera, pemegang paspor UEA yang memenuhi kriteria VoA yang ada kini dapat masuk melalui bandara internasional Kochi, Calicut, dan Ahmedabad selain enam pintu masuk yang sudah diizinkan sebelumnya (Delhi, Mumbai, Bengaluru, Hyderabad, Chennai, dan Kolkata).

Perubahan ini penting bagi pelancong wisata maupun bisnis. Maskapai Teluk mengoperasikan jadwal padat ke Kerala dan Gujarat untuk melayani komunitas ekspatriat besar serta permintaan pariwisata medis yang meningkat. Sebelumnya, pengunjung bisnis yang tiba dengan penerbangan larut malam di kota-kota ini harus mengurus e-Visa terlebih dahulu atau melanjutkan perjalanan ke bandara utama yang menyediakan layanan VoA—menambah biaya dan ketidakpastian untuk perjalanan mendadak. Penambahan pintu masuk ini mengurangi hambatan tersebut dan diperkirakan akan meningkatkan pertemuan akhir pekan, perjalanan kesehatan, serta lalu lintas MICE jarak pendek.

India menambahkan Kochi, Calicut, dan Ahmedabad ke jaringan Visa-on-Arrival untuk warga negara UAE


Latar belakang: Fasilitas VoA India untuk warga UEA diluncurkan pada 2017 berdasarkan prinsip timbal balik dan memungkinkan tinggal satu atau dua kali masuk hingga 60 hari untuk tujuan wisata, bisnis, konferensi, atau perawatan medis, dengan syarat pelancong pernah memiliki e-Visa India sebelumnya. Menurut Kementerian Pariwisata, kedatangan warga UEA kembali meningkat menjadi 1,2 juta pada 2024, melampaui tingkat sebelum pandemi. Organisasi industri telah mendorong perluasan opsi VoA ke kota-kota sekunder yang memiliki konektivitas langsung dengan Teluk.

Implikasi praktis:
• Maskapai dan perusahaan manajemen perjalanan harus memperbarui daftar periksa pra-perjalanan dan alat pemesanan untuk mencakup bandara baru.
• Manajer mobilitas korporat dapat mengharapkan penempatan tim berbasis Timur Tengah lebih cepat ke proyek di klaster TI/kesehatan Kerala dan koridor manufaktur Gujarat.
• Pelancong tetap harus mengisi Lampiran A, membawa bukti visa India sebelumnya, dan membayar biaya US$100 secara tunai atau kartu di loket; antrean mungkin lebih pendek di bandara baru selama masa peluncuran.

Para analis melihat langkah ini sebagai langkah bertahap menuju target India menggandakan jumlah wisatawan asing menjadi 20 juta pada 2030. Kementerian Dalam Negeri juga sedang mempelajari permintaan dari Jepang, Korea Selatan, dan Prancis untuk perluasan VoA serupa, namun belum ada jadwal yang dipastikan.
Sumber: ABP Live

Bagaimana VisaHQ dapat membantu

VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk India.

Tim Visa & Imigrasi @ VisaHQ

Tim ahli visa dan imigrasi VisaHQ membantu individu dan perusahaan menavigasi persyaratan perjalanan, kerja, dan tempat tinggal global. Kami menangani persiapan dokumen, pengajuan aplikasi, koordinasi dengan lembaga pemerintah, serta setiap aspek yang diperlukan untuk memastikan persetujuan yang cepat, sesuai, dan tanpa stres.

Kebijakan Redaksi
×