
Uni Emirat Arab (UEA) secara diam-diam menghapus salah satu aturan paling merepotkan bagi wisatawan, peserta konferensi, dan pekerja sementara: kewajiban keluar dari negara untuk memperpanjang visa kunjungan 30 atau 60 hari.
Diumumkan pada 4 Desember 2025 dan dikonfirmasi oleh Otoritas Federal untuk Identitas, Kewarganegaraan, Bea Cukai & Keamanan Pelabuhan (ICP), reformasi ini memungkinkan sebagian besar pemegang izin wisata, kunjungan bisnis, perawatan medis, dan kunjungan keluarga untuk mengajukan perpanjangan visa dari dalam negeri, baik melalui portal layanan pintar ICP, aplikasi mobile, atau pusat Amer/Customer Happiness. Setelah disetujui, e-visa yang sama akan diperpanjang tanpa perlu cap masuk baru.
Perubahan operasional utama meliputi masa perpanjangan yang sesuai dengan durasi visa asli, pelacakan aplikasi secara real-time, dan biaya tetap sebesar AED 600 plus PPN (sekitar US$ 165). Biaya tambahan kecil dikenakan jika pemohon sudah melewati masa berlaku visa. Yang penting, masa tenggang 10 hari terpisah di Dubai untuk visa turis dihapus: denda keterlambatan sebesar AED 50 per hari mulai berlaku segera setelah visa habis masa berlakunya.
Bagi manajer mobilitas korporat, perubahan ini sangat berarti. Staf luar negeri yang mengikuti misi dagang multi-minggu dapat tetap tinggal di Abu Dhabi atau Dubai untuk pertemuan lanjutan tanpa harus melakukan perjalanan “border-run” ke Oman atau Bahrain. Penyelenggara acara dapat mempertahankan pembicara hingga sesi penutupan, dan hotel diperkirakan akan mengalami peningkatan lama menginap selama musim puncak musim dingin.
Tips praktis: pastikan paspor memiliki masa berlaku minimal enam bulan, ajukan permohonan perpanjangan lima hari kerja sebelum visa habis, dan pastikan kategori visa yang dimiliki memenuhi syarat—izin masuk yang disponsori zona bebas dan beberapa visa tujuan khusus tidak termasuk. Pemegang residensi jangka panjang seperti Golden, Green, dan lainnya tetap memiliki masa tenggang pasca-kedaluwarsa yang terpisah dan lebih longgar.
Diumumkan pada 4 Desember 2025 dan dikonfirmasi oleh Otoritas Federal untuk Identitas, Kewarganegaraan, Bea Cukai & Keamanan Pelabuhan (ICP), reformasi ini memungkinkan sebagian besar pemegang izin wisata, kunjungan bisnis, perawatan medis, dan kunjungan keluarga untuk mengajukan perpanjangan visa dari dalam negeri, baik melalui portal layanan pintar ICP, aplikasi mobile, atau pusat Amer/Customer Happiness. Setelah disetujui, e-visa yang sama akan diperpanjang tanpa perlu cap masuk baru.
Perubahan operasional utama meliputi masa perpanjangan yang sesuai dengan durasi visa asli, pelacakan aplikasi secara real-time, dan biaya tetap sebesar AED 600 plus PPN (sekitar US$ 165). Biaya tambahan kecil dikenakan jika pemohon sudah melewati masa berlaku visa. Yang penting, masa tenggang 10 hari terpisah di Dubai untuk visa turis dihapus: denda keterlambatan sebesar AED 50 per hari mulai berlaku segera setelah visa habis masa berlakunya.
Bagi manajer mobilitas korporat, perubahan ini sangat berarti. Staf luar negeri yang mengikuti misi dagang multi-minggu dapat tetap tinggal di Abu Dhabi atau Dubai untuk pertemuan lanjutan tanpa harus melakukan perjalanan “border-run” ke Oman atau Bahrain. Penyelenggara acara dapat mempertahankan pembicara hingga sesi penutupan, dan hotel diperkirakan akan mengalami peningkatan lama menginap selama musim puncak musim dingin.
Tips praktis: pastikan paspor memiliki masa berlaku minimal enam bulan, ajukan permohonan perpanjangan lima hari kerja sebelum visa habis, dan pastikan kategori visa yang dimiliki memenuhi syarat—izin masuk yang disponsori zona bebas dan beberapa visa tujuan khusus tidak termasuk. Pemegang residensi jangka panjang seperti Golden, Green, dan lainnya tetap memiliki masa tenggang pasca-kedaluwarsa yang terpisah dan lebih longgar.
Sumber: VisaHQ Global Mobility News
Bagaimana VisaHQ dapat membantu
VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk Uni Emirat Arab.Lebih Banyak Dari Uni Emirat Arab
Lihat semua
Gelombang Mendadak Pembatalan Penerbangan dan 815 Penundaan Mengguncang Dubai dan Abu Dhabi, Mengganggu Perjalanan Bisnis Regional
1.300 Perusahaan di UAE Didenda AED 34 Juta atas Skema Pekerjaan ‘Emiratisasi Palsu’