
Penumpang yang tiba dari penerbangan Schengen di Bandara Brussels kini akan melewati terowongan sepanjang 20 meter yang dirancang menyerupai pesawat luar angkasa, lengkap dengan gambar planet, astronot, dan hamparan bintang. Pameran ini—yang diresmikan pada 19 Desember oleh Layanan Publik Federal Kanselir—bertujuan menampilkan komitmen Belgia sebesar €1,1 miliar untuk program luar angkasa Eropa.
Astronot Belgia, Raphaël Liégeois, hadir dalam pembukaan dan menyatakan bahwa Belgia “kecil di Bumi tapi besar di luar angkasa.” Koridor interaktif ini menyoroti perusahaan-perusahaan domestik yang terlibat dalam teknologi satelit, sistem peluncuran, dan eksperimen mikrogravitasi. Para pejabat berharap instalasi ini dapat menginspirasi pelajar untuk mengejar karier di bidang STEM sekaligus secara halus membranding Belgia sebagai pusat inovasi bagi para investor yang datang.
Bagi manajer mobilitas, perubahan ini juga memiliki sisi praktis: tanda petunjuk arah diperbarui sebagai bagian dari renovasi, yang berpotensi mempermudah alur penumpang selama puncak Natal. Bandara ini melayani 28,4 juta penumpang pada 2024 dan diperkirakan akan melampaui angka 30 juta pada 2026, sehingga proses pasca-kedatangan yang efisien menjadi prioritas yang semakin penting.
Proyek ini juga mendukung strategi lebih luas dari Perusahaan Bandara Brussels untuk mengubah koridor kedatangan menjadi ‘zona pengalaman’ bertema, meniru tren ritel di pusat-pusat seperti Singapore Changi. Para penyewa mengatakan inisiatif ini dapat memperpanjang waktu tinggal di area bebas bea, sehingga meningkatkan pendapatan non-aeronautika.
Astronot Belgia, Raphaël Liégeois, hadir dalam pembukaan dan menyatakan bahwa Belgia “kecil di Bumi tapi besar di luar angkasa.” Koridor interaktif ini menyoroti perusahaan-perusahaan domestik yang terlibat dalam teknologi satelit, sistem peluncuran, dan eksperimen mikrogravitasi. Para pejabat berharap instalasi ini dapat menginspirasi pelajar untuk mengejar karier di bidang STEM sekaligus secara halus membranding Belgia sebagai pusat inovasi bagi para investor yang datang.
Bagi manajer mobilitas, perubahan ini juga memiliki sisi praktis: tanda petunjuk arah diperbarui sebagai bagian dari renovasi, yang berpotensi mempermudah alur penumpang selama puncak Natal. Bandara ini melayani 28,4 juta penumpang pada 2024 dan diperkirakan akan melampaui angka 30 juta pada 2026, sehingga proses pasca-kedatangan yang efisien menjadi prioritas yang semakin penting.
Proyek ini juga mendukung strategi lebih luas dari Perusahaan Bandara Brussels untuk mengubah koridor kedatangan menjadi ‘zona pengalaman’ bertema, meniru tren ritel di pusat-pusat seperti Singapore Changi. Para penyewa mengatakan inisiatif ini dapat memperpanjang waktu tinggal di area bebas bea, sehingga meningkatkan pendapatan non-aeronautika.
Sumber: The Brussels Times