
Dalam peringatan musim liburan yang diterbitkan pada 22 Desember, portal berita ekspatriat The Local CH mengimbau penumpang yang berangkat dari Swiss antara Natal dan Tahun Baru untuk bersiap menghadapi keramaian yang tidak biasa, antrean keamanan yang lebih panjang, serta potensi gangguan akibat pemogokan di bandara luar negeri. Bandara Zurich memperkirakan dua minggu tersibuk sejak 2019, sementara Geneva dan Basel meminta para pelancong tiba setidaknya tiga jam sebelum keberangkatan.
Salah satu titik kritis adalah sistem biometrik Masuk/Keluar Uni Eropa yang baru, yang memperpanjang waktu pemeriksaan paspor bagi warga negara non-Uni Eropa baik di Swiss maupun di banyak tujuan Eropa. Artikel tersebut mengutip kelompok industri ACI Europe yang memperingatkan bahwa waktu tunggu bisa mencapai tiga jam di beberapa pusat penerbangan. Operator bandara Zurich mengonfirmasi bahwa staf pada hari puncak telah ditambah, namun tetap menyarankan adanya waktu koneksi yang “cukup longgar”.
Menambah kompleksitas, staf darat EasyJet di London-Luton akan mogok kerja dari 26–29 Desember, dan mitra penanganan Ryanair di Spanyol terus melakukan pemogokan mingguan hingga 31 Desember. Aksi ini, meskipun terjadi di luar Swiss, berdampak pada rotasi penerbangan dan dapat menunda kedatangan kembali ke hub Swiss, mempersempit jadwal dan membebani fasilitas bagasi serta imigrasi.
Bagi tim mobilitas korporat, pesannya jelas: diversifikasi rute, pesan tiket fleksibel, dan pantau pengumuman pemogokan setiap hari. Karyawan yang memegang paspor negara ketiga harus diberi pengarahan tentang persyaratan pengambilan sidik jari dan wajah di bawah sistem EES serta dianjurkan membawa barang bawaan saja jika memungkinkan. The Local juga mengingatkan pengemudi yang masuk ke Swiss dari Italia bahwa Dewan Federal telah meningkatkan pemeriksaan acak di perbatasan selatan hingga 8 Januari, yang dapat menambah waktu perjalanan hingga 45 menit saat jam sibuk.
Operator tur dan perusahaan relokasi Swiss memanfaatkan peringatan ini untuk mendorong komunikasi proaktif. “Menetapkan ekspektasi yang tepat mencegah panggilan panik,” kata Claudia Rey dari perusahaan relokasi SDM Packimpex. “Kami mengirimkan satu halaman informasi kepada klien tentang waktu kedatangan di bandara, tanggal pemogokan, dan alur kerja EES agar para penugasan mereka tahu apa yang harus diantisipasi.”
Salah satu titik kritis adalah sistem biometrik Masuk/Keluar Uni Eropa yang baru, yang memperpanjang waktu pemeriksaan paspor bagi warga negara non-Uni Eropa baik di Swiss maupun di banyak tujuan Eropa. Artikel tersebut mengutip kelompok industri ACI Europe yang memperingatkan bahwa waktu tunggu bisa mencapai tiga jam di beberapa pusat penerbangan. Operator bandara Zurich mengonfirmasi bahwa staf pada hari puncak telah ditambah, namun tetap menyarankan adanya waktu koneksi yang “cukup longgar”.
Menambah kompleksitas, staf darat EasyJet di London-Luton akan mogok kerja dari 26–29 Desember, dan mitra penanganan Ryanair di Spanyol terus melakukan pemogokan mingguan hingga 31 Desember. Aksi ini, meskipun terjadi di luar Swiss, berdampak pada rotasi penerbangan dan dapat menunda kedatangan kembali ke hub Swiss, mempersempit jadwal dan membebani fasilitas bagasi serta imigrasi.
Bagi tim mobilitas korporat, pesannya jelas: diversifikasi rute, pesan tiket fleksibel, dan pantau pengumuman pemogokan setiap hari. Karyawan yang memegang paspor negara ketiga harus diberi pengarahan tentang persyaratan pengambilan sidik jari dan wajah di bawah sistem EES serta dianjurkan membawa barang bawaan saja jika memungkinkan. The Local juga mengingatkan pengemudi yang masuk ke Swiss dari Italia bahwa Dewan Federal telah meningkatkan pemeriksaan acak di perbatasan selatan hingga 8 Januari, yang dapat menambah waktu perjalanan hingga 45 menit saat jam sibuk.
Operator tur dan perusahaan relokasi Swiss memanfaatkan peringatan ini untuk mendorong komunikasi proaktif. “Menetapkan ekspektasi yang tepat mencegah panggilan panik,” kata Claudia Rey dari perusahaan relokasi SDM Packimpex. “Kami mengirimkan satu halaman informasi kepada klien tentang waktu kedatangan di bandara, tanggal pemogokan, dan alur kerja EES agar para penugasan mereka tahu apa yang harus diantisipasi.”
Sumber: The Local CH