
Setelah reformasi kewarganegaraan, Finlandia memperketat persyaratan untuk izin tinggal permanen P-EU. Mulai 17 Desember, warga asing harus menunjukkan enam tahun tinggal legal tanpa putus—naik dari empat tahun—dan menguasai bahasa Finlandia atau Swedia pada tingkat CEFR A2. Tahun dengan izin belajar kini hanya dihitung jika diikuti oleh dua tahun kerja penuh waktu, menutup celah yang sering dimanfaatkan lulusan internasional.
Pemerintah berargumen bahwa menyelaraskan syarat izin tinggal permanen dan kewarganegaraan menciptakan “tangga integrasi” yang lebih jelas dan mendorong migran untuk belajar bahasa lebih awal. Namun, para kritikus—termasuk Industri Teknologi Finlandia—khawatir standar yang lebih tinggi ini akan menghalangi spesialis di tengah karier yang masih bisa mendapatkan izin tinggal permanen di Swedia setelah empat tahun tanpa ujian bahasa.
Para pekerja yang hampir mencapai batas empat tahun lama harus menyesuaikan jadwal mereka. Kini mereka menghadapi tambahan dua tahun iuran asuransi kesehatan nasional, perpanjangan kontrak sewa, dan biaya kursus bahasa. Migri memberikan masa tenggang enam bulan: siapa pun yang sudah mencapai empat tahun sebelum 17 Desember masih bisa mengajukan dengan aturan lama, asalkan aplikasi lengkap diterima sebelum 17 Juni 2026.
Para pemberi kerja disarankan untuk memeriksa jadwal penugasan, mendanai pelatihan bahasa intensif, dan mulai mengumpulkan bukti kuat tentang tinggal terus-menerus—seperti tagihan listrik, catatan pajak, dan perjanjian sewa—untuk menghindari celah yang bisa mengulang hitungan enam tahun.
Migri berencana meluncurkan kalkulator kelayakan online pada Januari 2026 dan akan menerbitkan statistik dampak awal musim gugur mendatang untuk menentukan apakah diperlukan penyesuaian lebih lanjut.
Pemerintah berargumen bahwa menyelaraskan syarat izin tinggal permanen dan kewarganegaraan menciptakan “tangga integrasi” yang lebih jelas dan mendorong migran untuk belajar bahasa lebih awal. Namun, para kritikus—termasuk Industri Teknologi Finlandia—khawatir standar yang lebih tinggi ini akan menghalangi spesialis di tengah karier yang masih bisa mendapatkan izin tinggal permanen di Swedia setelah empat tahun tanpa ujian bahasa.
Para pekerja yang hampir mencapai batas empat tahun lama harus menyesuaikan jadwal mereka. Kini mereka menghadapi tambahan dua tahun iuran asuransi kesehatan nasional, perpanjangan kontrak sewa, dan biaya kursus bahasa. Migri memberikan masa tenggang enam bulan: siapa pun yang sudah mencapai empat tahun sebelum 17 Desember masih bisa mengajukan dengan aturan lama, asalkan aplikasi lengkap diterima sebelum 17 Juni 2026.
Para pemberi kerja disarankan untuk memeriksa jadwal penugasan, mendanai pelatihan bahasa intensif, dan mulai mengumpulkan bukti kuat tentang tinggal terus-menerus—seperti tagihan listrik, catatan pajak, dan perjanjian sewa—untuk menghindari celah yang bisa mengulang hitungan enam tahun.
Migri berencana meluncurkan kalkulator kelayakan online pada Januari 2026 dan akan menerbitkan statistik dampak awal musim gugur mendatang untuk menentukan apakah diperlukan penyesuaian lebih lanjut.
Sumber: VisaHQ – Global Mobility News