Arab Saudi Peringkat Teratas Dunia dalam Deportasi Warga Negara India Tahun 2025
Pencabutan Visa H-1B Mendadak Bikin Warga India Terjebak di Luar Negeri
Kementerian Luar Negeri Kecam Perluasan Pemeriksaan Petisi H-1B oleh AS
Berita Terbaru
Tiga Warga Rohingya Ditangkap di Kanpur Berdasarkan Undang-Undang Imigrasi dan Orang Asing Baru
Tiga warga Myanmar ditangkap di Uttar Pradesh karena bepergian tanpa dokumen, dalam salah satu kasus pertama yang diproses berdasarkan Undang-Undang Imigrasi & Orang Asing India 2025 yang lebih ketat. Insiden ini menyoroti peningkatan pemeriksaan perbatasan dalam negeri serta kewajiban kepatuhan baru bagi para pemberi kerja.
Air India Express akan menerima pesawat B737-8 MAX baru langsung dari pabrik pertama kalinya
Air India Express menerima Boeing 737-8 MAX baru langsung dari pabrik pada 29 Desember, membuka jalan untuk ekspansi rute bisnis Teluk yang lebih hemat bahan bakar dan menandai investasi baru di bawah kepemilikan Tata.
India menyetujui 12 universitas asing untuk mendirikan kampus di dalam negeri
Dua belas universitas asing telah resmi mendapatkan izin untuk membuka kampus milik penuh di India, menghadirkan pilihan pendidikan baru bagi keluarga ekspatriat dan menandai upaya India menjadi pusat pendidikan.
India tandai pembatalan massal wawancara visa H-1B yang sudah dijadwalkan; Kementerian Luar Negeri mulai dorongan diplomatik dengan Washington
New Delhi mengecam penundaan mendadak ribuan wawancara visa H-1B, dengan beberapa dijadwalkan ulang hingga pertengahan 2026. Kementerian Luar Negeri mendesak Washington untuk mengambil langkah darurat karena pekerja teknologi India dan perusahaan mereka menghadapi kerugian pendapatan serta pemisahan keluarga. Para pelaku bisnis disarankan mempersiapkan ketidakpastian jangka panjang dan mempertimbangkan opsi kerja jarak jauh.
MEA juga menyoroti penumpukan wawancara bertahun-tahun: Slot wawancara H-1B untuk warga India kini mundur hingga akhir 2026
Statistik Kementerian Luar Negeri menunjukkan tanggal wawancara H-1B pertama yang tersedia untuk pelamar asal India kini baru pada September 2026, mencerminkan antrean luar biasa selama 620 hari. Penundaan ini mengancam ekspor TI India dan mendorong perusahaan untuk memindahkan staf serta proyek ke lokasi lain sambil mengupayakan keringanan pembebasan wawancara.
Kedutaan Besar AS di India Keluarkan Peringatan Penipuan: ‘Tidak Ada Agen yang Bisa Menjamin Visa AS’
Peringatan baru #VisaFriday dari Kedutaan Besar AS mengingatkan pelamar visa asal India agar tidak mudah percaya pada agen yang menjanjikan visa ‘jaminan’ atau slot wawancara rahasia. Dengan semakin lamanya proses pengajuan, para penipu memanfaatkan para pelancong yang putus asa; korban berisiko kehilangan uang dan kemungkinan ditolak visa. Perusahaan harus memperkuat pelatihan kepatuhan dan mengarahkan staf hanya menggunakan saluran resmi.
China luncurkan portal visa online lengkap untuk pelancong India, hilangkan formulir kertas
Warga India kini dapat mengajukan visa China sepenuhnya secara online dan hanya perlu mengunjungi Pusat Aplikasi Visa sekali untuk biometrik dan penyerahan paspor. Sistem yang disederhanakan ini menjanjikan proses yang lebih cepat bagi wisatawan dan pelaku bisnis, serta diharapkan dapat meningkatkan kunjungan bisnis bilateral.
Kantor Imigrasi Bali Tutup untuk Libur Akhir Tahun; Wisatawan India Diimbau Perpanjang Visa Lebih Awal
Loket imigrasi di Bali akan tutup pada tanggal 26 dan 28 Desember serta Hari Tahun Baru, sehingga layanan perpanjangan visa tidak tersedia selama lima hari. Wisatawan dan pekerja asal India berisiko terkena denda atau deportasi jika izin tinggal mereka habis selama masa penutupan ini. Mereka disarankan untuk segera mengajukan perpanjangan visa atau merencanakan keberangkatan sebelum masa tutup layanan.
Perjalanan Wisatawan India Beralih dari AS ke China karena Hambatan Visa, Temuan Analisis Industri
Analisis dari Travel & Tour World menyebutkan bahwa wisatawan rekreasi dan pelaku UKM dari India lebih memilih China dibandingkan AS karena biaya yang lebih rendah dan proses visa yang lebih cepat. Jika masalah ini tidak segera diatasi, jumlah pengunjung AS dari India bisa terus menurun, sementara maskapai dan hotel China semakin menguasai pangsa pasar.