1. Berita Mobilitas Global
  2. /
  3. Australia
  4. /
  5. DFAT Ingatkan Warga Australia tentang 23 Destinasi yang Harus Dihindari Sebelum Lonjakan Liburan 2026

DFAT Ingatkan Warga Australia tentang 23 Destinasi yang Harus Dihindari Sebelum Lonjakan Liburan 2026

Des 29, 2025
·
DFAT Ingatkan Warga Australia tentang 23 Destinasi yang Harus Dihindari Sebelum Lonjakan Liburan 2026
Dengan perkiraan perjalanan keluar negeri mencapai lebih dari 10 juta perjalanan oleh warga Australia pada tahun 2026, Departemen Urusan Luar Negeri dan Perdagangan (DFAT) mengeluarkan peringatan penting terkait negara-negara yang masuk dalam daftar “Jangan Bepergian” dengan tingkat kewaspadaan tertinggi. Dalam penjelasan yang disiarkan oleh *Nine News* pada 28 Desember, DFAT mencantumkan 23 destinasi—termasuk Afghanistan, Rusia, Iran, Myanmar, Palestina, dan Yaman—di mana kondisi keamanan atau risiko penahanan sewenang-wenang membuat pariwisata menjadi sangat berbahaya.

Artikel tersebut menegaskan bahwa Rusia kini menganggap Australia sebagai negara “tidak bersahabat” dan mendesak warga Australia yang masih berada di sana untuk segera meninggalkan negara tersebut.

Platform *Smartraveller* milik DFAT terus memperbarui peringatan secara berkala, namun sorotan media menunjukkan kekhawatiran meningkat bahwa permintaan yang tertahan dan pemasaran agresif bisa menggoda wisatawan Australia untuk mengunjungi wilayah yang tidak stabil. Peringatan ini juga muncul menjelang sidang senat pada Januari yang akan membahas apakah batas minimum asuransi perjalanan wajib harus diterapkan untuk perjalanan ke lokasi Level-4 (“Jangan Bepergian”).

DFAT Ingatkan Warga Australia tentang 23 Destinasi yang Harus Dihindari Sebelum Lonjakan Liburan 2026


Dari sudut pandang mobilitas korporat, daftar terbaru ini menjadi titik penting dalam kepatuhan: perusahaan tetap bertanggung jawab secara hukum atas keselamatan pekerja saat mengirim staf ke luar negeri. Perusahaan harus memastikan kebijakan manajemen risiko perjalanan mereka sesuai dengan peringatan DFAT, memastikan rencana evakuasi terbaru, dan memverifikasi bahwa asuransi mencakup evakuasi akibat risiko politik.

DFAT juga mencatat bahwa peringatan ini dapat memengaruhi proses visa bagi warga negara ganda dan memicu pemeriksaan keamanan yang lebih ketat saat kembali ke Australia. Pelancong yang sering bepergian disarankan untuk mendaftar pada layanan email *Smartraveller* dan memantau informasi intelijen keamanan, terutama saat transit melalui negara tetangga yang berbatasan dengan zona Level-4.

Parlemen juga sedang mempertimbangkan pelanggaran baru bagi warga Australia yang dengan sengaja mengabaikan peringatan Level-4, yang dapat berujung pada denda atau bahkan hukuman penjara bagi mereka yang mengorganisir tur komersial ke destinasi yang dilarang.
Sumber: Nine News / DFAT Smartraveller

Bagaimana VisaHQ dapat membantu

VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk Australia.

Tim Visa & Imigrasi @ VisaHQ

Tim ahli visa dan imigrasi VisaHQ membantu individu dan perusahaan menavigasi persyaratan perjalanan, kerja, dan tempat tinggal global. Kami menangani persiapan dokumen, pengajuan aplikasi, koordinasi dengan lembaga pemerintah, serta setiap aspek yang diperlukan untuk memastikan persetujuan yang cepat, sesuai, dan tanpa stres.

Kebijakan Redaksi
×