
Badai musim dingin hebat yang melanda Belanda, Jerman, dan beberapa negara tetangga pada 4 Januari menyebabkan pembatalan 344 penerbangan dan 55 penundaan di Amsterdam Schiphol—bandara hub jarak jauh terbesar ketiga di Eropa. Di antara penerbangan yang dibatalkan adalah beberapa penerbangan KLM ke Warsawa (KL1319 keberangkatan dan KL1316 kedatangan), memaksa para pelancong bisnis untuk mengalihkan rute melalui Frankfurt atau Wina, serta membuat para pelancong akhir pekan terjebak di hotel terminal.
Karena Bandara Chopin Warsawa sangat bergantung pada koneksi KLM dari Schiphol untuk rute Amerika Utara dan Asia, gangguan ini berdampak besar pada lalu lintas menuju Polandia. LOT Polish Airlines berusaha menampung beberapa penumpang melalui jaringan kode bersama mereka, namun pesawat dan kru sudah sangat terbebani oleh permintaan musim liburan. Pengirim barang juga merasakan dampaknya: kapasitas kargo di ruang kargo pesawat pada rute Amsterdam-Warsawa merupakan jalur penting untuk elektronik bernilai tinggi yang ditujukan ke pusat pemenuhan e-commerce Polandia.
Perusahaan manajemen perjalanan (TMC) melaporkan biaya pemesanan ulang naik hingga €450 per penumpang saat badai mencapai puncaknya. Perusahaan dengan jadwal rapat ketat Senin pagi di Kraków atau Wrocław bergegas mencari alternatif kereta dari Berlin dan Dresden. Perusahaan asuransi mengingatkan bahwa banyak polis dasar tidak menanggung keterlambatan akibat cuaca kecuali ada tambahan perlindungan “gangguan perjalanan”.
Maskapai berharap dapat menyelesaikan penumpukan penerbangan dalam 48 jam, asalkan pasokan cairan anti-es tetap tersedia dan salju tambahan terbatas. KLM menyarankan penumpang menunda perjalanan yang tidak mendesak hingga setidaknya 7 Januari dan rutin memeriksa aplikasi status penerbangan.
Karena Bandara Chopin Warsawa sangat bergantung pada koneksi KLM dari Schiphol untuk rute Amerika Utara dan Asia, gangguan ini berdampak besar pada lalu lintas menuju Polandia. LOT Polish Airlines berusaha menampung beberapa penumpang melalui jaringan kode bersama mereka, namun pesawat dan kru sudah sangat terbebani oleh permintaan musim liburan. Pengirim barang juga merasakan dampaknya: kapasitas kargo di ruang kargo pesawat pada rute Amsterdam-Warsawa merupakan jalur penting untuk elektronik bernilai tinggi yang ditujukan ke pusat pemenuhan e-commerce Polandia.
Perusahaan manajemen perjalanan (TMC) melaporkan biaya pemesanan ulang naik hingga €450 per penumpang saat badai mencapai puncaknya. Perusahaan dengan jadwal rapat ketat Senin pagi di Kraków atau Wrocław bergegas mencari alternatif kereta dari Berlin dan Dresden. Perusahaan asuransi mengingatkan bahwa banyak polis dasar tidak menanggung keterlambatan akibat cuaca kecuali ada tambahan perlindungan “gangguan perjalanan”.
Maskapai berharap dapat menyelesaikan penumpukan penerbangan dalam 48 jam, asalkan pasokan cairan anti-es tetap tersedia dan salju tambahan terbatas. KLM menyarankan penumpang menunda perjalanan yang tidak mendesak hingga setidaknya 7 Januari dan rutin memeriksa aplikasi status penerbangan.
Sumber: Travel and Tour World