1. Berita Mobilitas Global
  2. /
  3. India
  4. /
  5. Bangladesh Hentikan Layanan Visa di Misi India Karena Kekhawatiran Keamanan

Bangladesh Hentikan Layanan Visa di Misi India Karena Kekhawatiran Keamanan

Jan 11, 2026
·
Bangladesh Hentikan Layanan Visa di Misi India Karena Kekhawatiran Keamanan
Pemerintah sementara Bangladesh telah memerintahkan penghentian segera pemrosesan visa di beberapa misi diplomatiknya di India, termasuk komisariat tinggi di New Delhi dan konsulat utama, menyusul apa yang disebut pejabat sebagai "peningkatan kekhawatiran keamanan." Pengumuman ini disampaikan dalam konferensi pers di Dhaka oleh pejabat senior layanan luar negeri M. Touhid Hossain, tanpa memberikan jadwal kapan layanan akan dilanjutkan, namun menegaskan bahwa keselamatan staf harus menjadi prioritas utama.

Penghentian ini terjadi pada saat hubungan bilateral sedang sensitif. Dalam sebulan terakhir, kekerasan sporadis terhadap komunitas minoritas di dalam Bangladesh memicu protes dan ketegangan baru antara politisi di kedua sisi perbatasan. New Delhi secara pribadi mendesak Dhaka untuk menjamin keamanan umat Hindu dan Buddha setelah beberapa kuil dirusak. Para diplomat mengatakan penghentian layanan visa ini sebagian sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan demonstrasi di depan fasilitas Bangladesh di India.

Bangladesh Hentikan Layanan Visa di Misi India Karena Kekhawatiran Keamanan


Bagi perusahaan India yang menjalankan proyek tekstil, farmasi, dan energi di seberang Padma, penghentian ini lebih dari sekadar simbolis. Perpanjangan izin kerja dan visa bisnis jangka pendek—yang biasanya diterbitkan dalam lima hari kerja—ditangguhkan, menyebabkan penundaan inspeksi pabrik, perjalanan penjualan, dan rotasi staf ekspatriat. Perusahaan perekrutan di Kolkata dan Guwahati melaporkan pekerja Bangladesh yang dijadwalkan bergabung dengan lokasi konstruksi di India minggu ini juga terhambat.

Perusahaan manajemen perjalanan menyarankan korporasi untuk memeriksa apakah karyawan sudah memiliki visa multiple-entry. Jika tidak, perjalanan harus melalui portal e-visa Bangladesh atau misi di negara ketiga—menambah biaya dan waktu pemrosesan minimal 10 hari. Sementara itu, perdagangan perbatasan di Petrapole-Benapole dan Akhaura tetap berjalan normal, namun pengemudi harus membawa ‘izin keluar’ ala Pakistan sebagai pengganti visa.

Analis kebijakan mengatakan kejadian ini menegaskan betapa cepatnya titik api politik dapat mengganggu mobilitas regional. Mereka mendesak kedua pemerintah untuk mengaktifkan Perjanjian Fasilitasi Perjalanan Bilateral 2016, yang menciptakan saluran darurat guna menjaga kelancaran perjalanan bisnis dan medis selama krisis.
Sumber: The Times of India

Bagaimana VisaHQ dapat membantu

VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk India.

Tim Visa & Imigrasi @ VisaHQ

Tim ahli visa dan imigrasi VisaHQ membantu individu dan perusahaan menavigasi persyaratan perjalanan, kerja, dan tempat tinggal global. Kami menangani persiapan dokumen, pengajuan aplikasi, koordinasi dengan lembaga pemerintah, serta setiap aspek yang diperlukan untuk memastikan persetujuan yang cepat, sesuai, dan tanpa stres.

Kebijakan Redaksi
×