
Direktorat Jenderal Imigrasi dan Urusan Orang Asing Dubai (GDRFA) serta Pusat Identifikasi Federal (ICP) meluncurkan dashboard web dan mobile terbaru pada 16 Januari, yang memungkinkan pengguna melihat secara real-time tanggal penerbitan dan kedaluwarsa visa, sisa masa berlaku, detail sponsor, serta status penahanan akibat perubahan pekerjaan. Pengguna cukup memasukkan nomor paspor, Emirates ID, atau nomor file terpadu untuk mengakses data tersebut.
Selama bertahun-tahun, masalah overstay dan perpanjangan visa mendadak menjadi beban bagi perusahaan dengan tenaga kerja ekspatriat besar. Kini, tim HR dapat mengatur peringatan otomatis berbulan-bulan sebelum visa tinggal habis masa berlakunya, mengintegrasikan dashboard baru ini dengan perangkat lunak pelacakan mobilitas global. Pejabat memperkirakan alat swalayan ini akan mengurangi kunjungan ke pusat Amer dan panggilan ke call center lebih dari 30 persen.
Wisatawan dengan visa 30 atau 60 hari juga dapat dengan cepat memeriksa apakah perpanjangan online mereka sudah diproses—sebuah langkah penting mengingat metode lama “visa-run” ke Oman kini hampir tidak digunakan lagi. Pengacara mengingatkan bahwa denda overstay masih tinggi, yakni AED 50 per hari, namun visibilitas baru ini diharapkan dapat meminimalkan pelanggaran yang tidak disengaja.
Perusahaan didorong untuk segera membagikan tautan dashboard ini kepada karyawan ekspatriat dan tanggungan mereka. Usaha kecil tanpa teknologi HR khusus tetap dapat mengekspor data ke spreadsheet untuk pelacakan dasar.
Kesimpulannya: Dashboard visa real-time ini menghilangkan beban administratif besar bagi tim mobilitas dan diharapkan dapat mengurangi risiko kepatuhan secara menyeluruh.
Selama bertahun-tahun, masalah overstay dan perpanjangan visa mendadak menjadi beban bagi perusahaan dengan tenaga kerja ekspatriat besar. Kini, tim HR dapat mengatur peringatan otomatis berbulan-bulan sebelum visa tinggal habis masa berlakunya, mengintegrasikan dashboard baru ini dengan perangkat lunak pelacakan mobilitas global. Pejabat memperkirakan alat swalayan ini akan mengurangi kunjungan ke pusat Amer dan panggilan ke call center lebih dari 30 persen.
Wisatawan dengan visa 30 atau 60 hari juga dapat dengan cepat memeriksa apakah perpanjangan online mereka sudah diproses—sebuah langkah penting mengingat metode lama “visa-run” ke Oman kini hampir tidak digunakan lagi. Pengacara mengingatkan bahwa denda overstay masih tinggi, yakni AED 50 per hari, namun visibilitas baru ini diharapkan dapat meminimalkan pelanggaran yang tidak disengaja.
Perusahaan didorong untuk segera membagikan tautan dashboard ini kepada karyawan ekspatriat dan tanggungan mereka. Usaha kecil tanpa teknologi HR khusus tetap dapat mengekspor data ke spreadsheet untuk pelacakan dasar.
Kesimpulannya: Dashboard visa real-time ini menghilangkan beban administratif besar bagi tim mobilitas dan diharapkan dapat mengurangi risiko kepatuhan secara menyeluruh.
Sumber: VisaHQ Global Mobility News
Bagaimana VisaHQ dapat membantu
VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk Uni Emirat Arab.Lebih Banyak Dari Uni Emirat Arab
Lihat semua
Inggris Perbarui Peringatan Perjalanan: Dubai Dinilai Aman Namun Tetap Waspada di Tengah Ketegangan Regional
Penutupan ruang udara Iran memaksa maskapai UAE mengubah rute, meningkatkan tanggung jawab perlindungan penumpang