1. Berita Mobilitas Global
  2. /
  3. Uni Emirat Arab
  4. /
  5. Pakistan dan UAE Sepakati ‘Pemeriksaan Pra-Imigrasi’ untuk Percepat Masuk Wisatawan Pakistan

Pakistan dan UAE Sepakati ‘Pemeriksaan Pra-Imigrasi’ untuk Percepat Masuk Wisatawan Pakistan

Jan 14, 2026
·
Pakistan dan UAE Sepakati ‘Pemeriksaan Pra-Imigrasi’ untuk Percepat Masuk Wisatawan Pakistan
Perjalanan bisnis dan keluarga antara Pakistan dan Uni Emirat Arab diperkirakan akan menjadi jauh lebih lancar setelah kedua pemerintah sepakat secara prinsip untuk memperkenalkan sistem ‘pemeriksaan imigrasi pra-keberangkatan’ bagi penumpang Pakistan. Pengumuman ini disampaikan di Islamabad pada 13 Januari 2026 setelah pertemuan antara Menteri Dalam Negeri Mohsin Naqvi dan delegasi UAE yang dipimpin oleh Kepala Bea Cukai dan Keamanan Pelabuhan Ahmed bin Lahij Al Falasi. Skema ini memungkinkan para pelancong menyelesaikan formalitas masuk UAE sebelum naik pesawat.

Dalam fase percontohan, semua proses pengambilan data biometrik, verifikasi visa, dan deklarasi bea cukai akan dilakukan di Bandara Internasional Jinnah Karachi; penumpang yang lolos pemeriksaan akan diperlakukan seperti penumpang domestik saat tiba di Dubai atau Abu Dhabi dan dapat meninggalkan bandara tanpa antre di loket imigrasi. Model serupa sudah diterapkan di beberapa rute AS–Kanada dan Inggris–Irlandia, dan para perencana mobilitas menyatakan penghematan waktu—seringkali 45-60 menit saat jam sibuk—dapat membuat rute UAE lebih menarik bagi tim bisnis dan pekerja proyek asal Pakistan.

Pakistan dan UAE Sepakati ‘Pemeriksaan Pra-Imigrasi’ untuk Percepat Masuk Wisatawan Pakistan


Bagi perusahaan, manfaat terbesar adalah kepastian jadwal. Para pekerja Pakistan sering menghadapi antrean panjang saat kedatangan yang mengurangi jam kerja mereka, sementara jadwal penerbangan sangat ketat dan tidak memberi banyak toleransi keterlambatan; rezim baru ini memungkinkan perusahaan memesan koneksi penerbangan yang lebih ketat ke Arab Saudi atau Eropa. Perusahaan manajemen perjalanan juga memperkirakan biaya “ketinggalan pesawat” yang lebih rendah dan lebih sedikit kebutuhan perpanjangan visa akibat penumpang tertahan di imigrasi.

Detail operasional masih dalam tahap finalisasi. Kedua pemerintah harus menyepakati bagaimana data akan dibagikan secara real-time dengan sistem kontrol perbatasan UAE, apakah agen swasta akan mengelola loket pemeriksaan, dan bagaimana memperluas model ini ke Lahore dan Islamabad setelah uji coba di Karachi berjalan lancar. Kelompok kerja teknis gabungan dijadwalkan melaporkan hasil dalam 60 hari; pejabat menyatakan peluncuran sebelum puncak perjalanan ‘Eid’ musim panas ini adalah “ambisius tapi bisa dicapai”.

Bagi manajer mobilitas, langkah awal yang harus dilakukan adalah komunikasi: pastikan pekerja Pakistan tahu bahwa opsi baru ini awalnya bersifat sukarela dan aturan penerbitan visa standar—seperti bukti akomodasi dan tiket pulang—tetap berlaku. Maskapai diperkirakan akan menandai penerbangan yang memenuhi syarat setelah sistem aktif, dan perusahaan harus memperbarui kebijakan perjalanan agar staf dapat mengklaim biaya layanan kecil yang kemungkinan akan dikenakan oleh Otoritas Penerbangan Sipil Pakistan untuk layanan jalur cepat ini.
Sumber: Dawn

Bagaimana VisaHQ dapat membantu

VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk Uni Emirat Arab.

Tim Visa & Imigrasi @ VisaHQ

Tim ahli visa dan imigrasi VisaHQ membantu individu dan perusahaan menavigasi persyaratan perjalanan, kerja, dan tempat tinggal global. Kami menangani persiapan dokumen, pengajuan aplikasi, koordinasi dengan lembaga pemerintah, serta setiap aspek yang diperlukan untuk memastikan persetujuan yang cepat, sesuai, dan tanpa stres.

Kebijakan Redaksi
×