
Pameran dagang makanan dan minuman unggulan Dubai, Gulfood, memulai edisi ke-31 pada 26 Januari dengan perluasan dramatis ke dua lokasi: Dubai World Trade Centre yang tradisional dan Dubai Exhibition Centre di Expo City. Penyelenggara menyatakan lebih dari 8.500 peserta pameran dari 195 negara mengisi lebih dari 280.000 m², hampir dua kali lipat luas area dibanding tahun sebelumnya.
Format dua lokasi ini menjadi ujian logistik bagi ekosistem transportasi dan perhotelan Dubai. Otoritas Jalan & Transportasi meningkatkan frekuensi Metro Jalur Merah, dan hotel-hotel dari Downtown hingga Jebel Ali melaporkan tingkat hunian di atas 90%. Meja visa di bandara Dubai mengantisipasi lonjakan visa kunjungan saat kedatangan, visa acara, dan visa pariwisata maritim—terutama untuk penumpang kapal pesiar yang berlabuh di Port Rashid dan menggunakan shuttle ke pameran.
Bagi perencana perjalanan korporat, perluasan ini berarti waktu transit yang lebih lama antar pertemuan dan harga akomodasi yang lebih tinggi di sekitar Expo City. Para penasihat menyarankan agar staf dipesan hanya di satu zona lokasi dan menggunakan jalur Metro Route 2020 untuk menghindari kemacetan tak terduga di Sheikh Zayed Road. Peserta pameran yang membawa staf sementara harus memperhatikan bahwa Visa Kunjungan UAE untuk Acara dibatasi maksimal 60 hari, dengan denda berat bagi yang melewati masa berlaku.
Pertumbuhan pameran ini mengukuhkan posisi Dubai sebagai pusat pertemuan komersial di Timur Tengah dan menegaskan mengapa UAE terus menyempurnakan produk visa kerja jangka pendek dan kunjungan yang ditujukan bagi peserta pameran, pembeli, dan kontraktor.
Format dua lokasi ini menjadi ujian logistik bagi ekosistem transportasi dan perhotelan Dubai. Otoritas Jalan & Transportasi meningkatkan frekuensi Metro Jalur Merah, dan hotel-hotel dari Downtown hingga Jebel Ali melaporkan tingkat hunian di atas 90%. Meja visa di bandara Dubai mengantisipasi lonjakan visa kunjungan saat kedatangan, visa acara, dan visa pariwisata maritim—terutama untuk penumpang kapal pesiar yang berlabuh di Port Rashid dan menggunakan shuttle ke pameran.
Bagi perencana perjalanan korporat, perluasan ini berarti waktu transit yang lebih lama antar pertemuan dan harga akomodasi yang lebih tinggi di sekitar Expo City. Para penasihat menyarankan agar staf dipesan hanya di satu zona lokasi dan menggunakan jalur Metro Route 2020 untuk menghindari kemacetan tak terduga di Sheikh Zayed Road. Peserta pameran yang membawa staf sementara harus memperhatikan bahwa Visa Kunjungan UAE untuk Acara dibatasi maksimal 60 hari, dengan denda berat bagi yang melewati masa berlaku.
Pertumbuhan pameran ini mengukuhkan posisi Dubai sebagai pusat pertemuan komersial di Timur Tengah dan menegaskan mengapa UAE terus menyempurnakan produk visa kerja jangka pendek dan kunjungan yang ditujukan bagi peserta pameran, pembeli, dan kontraktor.
Sumber: The Times of India