
Bandara Internasional Surat di Gujarat menjadi pintu gerbang ke-14 di India yang menawarkan pendaftaran untuk Program Imigrasi Fast-Track – Trusted Traveller Programme (FTI-TTP) pada 30 Januari 2026. Meja khusus di area kedatangan dan keberangkatan kini merekam sidik jari dan biometrik wajah warga India serta pemegang kartu Overseas Citizen of India (OCI) yang sudah mendaftar sebelumnya melalui portal Kementerian Dalam Negeri.
Setelah disetujui, pelancong akan menerima kredensial digital yang membuka akses gerbang otomatis di Delhi, Mumbai, Bengaluru, dan 10 pusat utama lainnya, mempercepat proses imigrasi dari rata-rata delapan menit menjadi kurang dari 30 detik. Skema ini merupakan jawaban India atas Global Entry di AS dan Registered Traveller di Inggris, yang bertujuan menggabungkan keamanan dengan kenyamanan penumpang.
Bagi perusahaan ekspor yang berpusat di kawasan berlian dan tekstil Surat, peningkatan ini sangat berarti. Para eksekutif yang sering bolak-balik antara kota dan klien luar negeri kini bisa menghindari antrean panjang saat terbang melalui Mumbai atau Delhi. Maskapai penerbangan memperkirakan peningkatan lalu lintas internasional dan sudah mengajukan permohonan rute langsung ke Dubai dan Singapura.
Pendaftaran bersifat sukarela dan gratis, namun pelamar harus memiliki paspor dengan masa berlaku minimal dua tahun dan tidak memiliki catatan imigrasi negatif. Pihak berwenang berencana mengintegrasikan FTI-TTP dengan Digi Yatra sehingga satu kode QR dapat digunakan untuk perjalanan domestik dan internasional mulai pertengahan 2027.
Setelah disetujui, pelancong akan menerima kredensial digital yang membuka akses gerbang otomatis di Delhi, Mumbai, Bengaluru, dan 10 pusat utama lainnya, mempercepat proses imigrasi dari rata-rata delapan menit menjadi kurang dari 30 detik. Skema ini merupakan jawaban India atas Global Entry di AS dan Registered Traveller di Inggris, yang bertujuan menggabungkan keamanan dengan kenyamanan penumpang.
Bagi perusahaan ekspor yang berpusat di kawasan berlian dan tekstil Surat, peningkatan ini sangat berarti. Para eksekutif yang sering bolak-balik antara kota dan klien luar negeri kini bisa menghindari antrean panjang saat terbang melalui Mumbai atau Delhi. Maskapai penerbangan memperkirakan peningkatan lalu lintas internasional dan sudah mengajukan permohonan rute langsung ke Dubai dan Singapura.
Pendaftaran bersifat sukarela dan gratis, namun pelamar harus memiliki paspor dengan masa berlaku minimal dua tahun dan tidak memiliki catatan imigrasi negatif. Pihak berwenang berencana mengintegrasikan FTI-TTP dengan Digi Yatra sehingga satu kode QR dapat digunakan untuk perjalanan domestik dan internasional mulai pertengahan 2027.
Sumber: The Times of India