
Bandara Halwara di Punjab yang telah lama tertunda melewati hambatan besar pada 31 Januari 2026 ketika Air India menerima izin akhir dari Angkatan Udara India (IAF) untuk mengoperasikan penerbangan sipil dari pangkalan ganda tersebut. Perdana Menteri Narendra Modi akan meresmikan terminal penumpang secara virtual pada 1 Februari, dengan layanan komersial dijadwalkan mulai beroperasi pada bulan Maret.
Awalnya dibatasi pada lima keberangkatan mingguan ke Mumbai dan Delhi, para pemangku kepentingan akhirnya menginginkan Halwara untuk melayani penerbangan internasional berbadan sempit yang telah lama diminta oleh para eksportir Ludhiana. Kota manufaktur ini saat ini bergantung pada perjalanan darat selama tiga jam ke Chandigarh untuk koneksi global, yang meningkatkan biaya rantai pasokan.
Proyek senilai ₹500 crore—yang dihidupkan kembali pada 2022 setelah bertahun-tahun tertunda pendanaannya—meliputi landasan pacu sepanjang 3.150 meter yang mampu menampung pesawat A321 dan B737, loket Bea Cukai dan Imigrasi, serta area kargo khusus. Pemerintah Punjab memperkirakan bandara ini dapat memangkas waktu transit pintu ke pintu ke Eropa hingga satu hari penuh bagi para eksportir tekstil Ludhiana.
Perusahaan logistik menargetkan koridor kargo udara baru, sementara manajer relokasi melihat peningkatan minat ekspatriat karena tinggal di luar Delhi menjadi lebih memungkinkan. Namun, maskapai penerbangan mengingatkan bahwa hak internasional akan bergantung pada kuota kursi bilateral dan bandara memperoleh notifikasi Jadwal ‘F’ dari Kementerian Dalam Negeri.
Awalnya dibatasi pada lima keberangkatan mingguan ke Mumbai dan Delhi, para pemangku kepentingan akhirnya menginginkan Halwara untuk melayani penerbangan internasional berbadan sempit yang telah lama diminta oleh para eksportir Ludhiana. Kota manufaktur ini saat ini bergantung pada perjalanan darat selama tiga jam ke Chandigarh untuk koneksi global, yang meningkatkan biaya rantai pasokan.
Proyek senilai ₹500 crore—yang dihidupkan kembali pada 2022 setelah bertahun-tahun tertunda pendanaannya—meliputi landasan pacu sepanjang 3.150 meter yang mampu menampung pesawat A321 dan B737, loket Bea Cukai dan Imigrasi, serta area kargo khusus. Pemerintah Punjab memperkirakan bandara ini dapat memangkas waktu transit pintu ke pintu ke Eropa hingga satu hari penuh bagi para eksportir tekstil Ludhiana.
Perusahaan logistik menargetkan koridor kargo udara baru, sementara manajer relokasi melihat peningkatan minat ekspatriat karena tinggal di luar Delhi menjadi lebih memungkinkan. Namun, maskapai penerbangan mengingatkan bahwa hak internasional akan bergantung pada kuota kursi bilateral dan bandara memperoleh notifikasi Jadwal ‘F’ dari Kementerian Dalam Negeri.
Sumber: The Times of India