
Maskapai penerbangan terbesar India kembali memangkas jaringan internasionalnya seiring memburuknya situasi keamanan di Asia Barat. Dalam pengumuman perjalanan yang dipublikasikan pada 3 Februari, IndiGo menyatakan semua penerbangan ke Tbilisi (Georgia), Almaty (Kazakhstan), Baku (Azerbaijan), dan Tashkent (Uzbekistan) ditangguhkan setidaknya hingga 28 Februari.
Maskapai tersebut menyebutkan ‘ketegangan yang berkembang di sekitar Iran’ dan penempatan tambahan aset angkatan laut AS di Teluk sebagai alasan menghindari koridor udara yang biasanya memangkas waktu penerbangan antara India dan Asia Tengah. Maskapai Eropa seperti KLM dan Lufthansa juga telah mengalihkan rute atau membatalkan layanan setelah menerima peringatan dari Badan Keselamatan Penerbangan Uni Eropa.
Bagi manajer perjalanan korporat, dampaknya langsung terasa. Perusahaan perangkat lunak dan konsultan yang memindahkan tim proyek antara Bengaluru atau Hyderabad dengan lokasi klien di Asia Tengah kini harus menghadapi waktu transit lebih lama melalui Dubai atau Istanbul, atau bahkan menunda perjalanan sama sekali. IndiGo menawarkan pengembalian dana penuh atau pemesanan ulang gratis dengan rute alternatif, namun kapasitas kelas premium di maskapai lain sangat terbatas.
Para ahli asuransi memperingatkan bahwa polis yang ada mungkin tidak secara otomatis menanggung biaya tambahan untuk malam hotel atau perubahan rute. Tim mobilitas disarankan untuk meninjau ketentuan polis terkait pengecualian ‘risiko perang’ dan mengingatkan para pelancong untuk memantau status penerbangan setiap hari. Direktorat Jenderal Perhubungan Udara (DGCA) belum mengeluarkan NOTAM menyeluruh, namun pejabat menyatakan mereka terus meninjau penilaian risiko bersama maskapai secara harian.
Maskapai tersebut menyebutkan ‘ketegangan yang berkembang di sekitar Iran’ dan penempatan tambahan aset angkatan laut AS di Teluk sebagai alasan menghindari koridor udara yang biasanya memangkas waktu penerbangan antara India dan Asia Tengah. Maskapai Eropa seperti KLM dan Lufthansa juga telah mengalihkan rute atau membatalkan layanan setelah menerima peringatan dari Badan Keselamatan Penerbangan Uni Eropa.
Bagi manajer perjalanan korporat, dampaknya langsung terasa. Perusahaan perangkat lunak dan konsultan yang memindahkan tim proyek antara Bengaluru atau Hyderabad dengan lokasi klien di Asia Tengah kini harus menghadapi waktu transit lebih lama melalui Dubai atau Istanbul, atau bahkan menunda perjalanan sama sekali. IndiGo menawarkan pengembalian dana penuh atau pemesanan ulang gratis dengan rute alternatif, namun kapasitas kelas premium di maskapai lain sangat terbatas.
Para ahli asuransi memperingatkan bahwa polis yang ada mungkin tidak secara otomatis menanggung biaya tambahan untuk malam hotel atau perubahan rute. Tim mobilitas disarankan untuk meninjau ketentuan polis terkait pengecualian ‘risiko perang’ dan mengingatkan para pelancong untuk memantau status penerbangan setiap hari. Direktorat Jenderal Perhubungan Udara (DGCA) belum mengeluarkan NOTAM menyeluruh, namun pejabat menyatakan mereka terus meninjau penilaian risiko bersama maskapai secara harian.
Sumber: The Financial Express
Bagaimana VisaHQ dapat membantu
VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk India.Lebih Banyak Dari India
Lihat semua
Anggaran 2026 Tawarkan Pembebasan Pajak Penghasilan Luar Negeri Selama Lima Tahun untuk WNI yang Bertugas Singkat di Luar Negeri
Kabut tebal di Delhi sebabkan penundaan penerbangan meluas; bandara keluarkan imbauan waktu nyata