
Hanya enam belas minggu lagi sebelum Kanada menjadi tuan rumah 13 pertandingan Piala Dunia FIFA pria, Imigrasi, Pengungsi, dan Kewarganegaraan Kanada (IRCC) menghadapi lonjakan tajam dalam waktu pemrosesan visa di berbagai kategori. Investigasi Buffalo Toronto Public Media, yang dikutip oleh The Economic Times pada 17 Februari 2026, menyebutkan bahwa keterlambatan ini disebabkan oleh pemotongan staf sebesar 20% yang dilakukan selama upaya penghematan tahun lalu serta peningkatan pemeriksaan keamanan untuk diperkirakan 20 juta pengunjung.
Jadwal resmi menunjukkan pemrosesan pekerja terampil federal diperpanjang satu bulan, sementara sponsor pasangan dan perpanjangan izin kerja meningkat dua hingga tiga kali lipat dalam beberapa kasus. Waktu tunggu visa pengunjung untuk peserta Piala Dunia sangat parah: pemohon dari Côte d’Ivoire harus menunggu hingga 292 hari, dan dari Senegal 203 hari—jauh melewati tanggal mulai turnamen pada Juni.
Pengacara imigrasi khawatir kemacetan ini dapat menghalangi penggemar, media, dan delegasi komersial, sehingga mengurangi tujuan Kanada untuk memanfaatkan Piala Dunia sebagai peluang besar dalam pariwisata dan investasi. Badan Layanan Perbatasan Kanada (CBSA) menyatakan sedang berkoordinasi dengan kota-kota tuan rumah untuk jalur percepatan, namun IRCC belum mengeluarkan panduan resmi terkait prioritas aplikasi yang berhubungan dengan Piala Dunia.
Bisnis yang menyediakan layanan perhotelan, transportasi, dan acara disarankan untuk segera memulai penilaian dampak pasar tenaga kerja dan pengajuan pekerja asing sementara, serta mengimbau calon pengunjung untuk mengajukan Otorisasi Perjalanan Elektronik (ETA) daripada visa jika memenuhi syarat.
Jadwal resmi menunjukkan pemrosesan pekerja terampil federal diperpanjang satu bulan, sementara sponsor pasangan dan perpanjangan izin kerja meningkat dua hingga tiga kali lipat dalam beberapa kasus. Waktu tunggu visa pengunjung untuk peserta Piala Dunia sangat parah: pemohon dari Côte d’Ivoire harus menunggu hingga 292 hari, dan dari Senegal 203 hari—jauh melewati tanggal mulai turnamen pada Juni.
Pengacara imigrasi khawatir kemacetan ini dapat menghalangi penggemar, media, dan delegasi komersial, sehingga mengurangi tujuan Kanada untuk memanfaatkan Piala Dunia sebagai peluang besar dalam pariwisata dan investasi. Badan Layanan Perbatasan Kanada (CBSA) menyatakan sedang berkoordinasi dengan kota-kota tuan rumah untuk jalur percepatan, namun IRCC belum mengeluarkan panduan resmi terkait prioritas aplikasi yang berhubungan dengan Piala Dunia.
Bisnis yang menyediakan layanan perhotelan, transportasi, dan acara disarankan untuk segera memulai penilaian dampak pasar tenaga kerja dan pengajuan pekerja asing sementara, serta mengimbau calon pengunjung untuk mengajukan Otorisasi Perjalanan Elektronik (ETA) daripada visa jika memenuhi syarat.
Sumber: The Economic Times