
Roma memilih akhir pekan terakhir Olimpiade Musim Dingin Milano-Cortina 2026 untuk meluncurkan salah satu perubahan terbesar dalam proses imigrasi Italia dalam beberapa dekade. Mulai 22 Februari 2026, semua konsulat Italia dan pusat pengurusan visa yang bekerja sama diizinkan mengeluarkan visa Schengen dalam format digital sepenuhnya. Alih-alih stiker foil yang biasa, pemohon yang berhasil kini menerima PDF berteken kriptografi yang berisi kode QR dinamis yang dapat dipindai oleh petugas bandara dan perbatasan dalam hitungan detik.
Visa digital ini dirancang untuk bekerja bersama 150 gerbang otomatis baru yang dipasang oleh Otoritas Penerbangan Sipil (ENAC) di bandara Roma-Fiumicino, Milan-Malpensa, Venesia, Napoli, Bologna, dan Catania sebelum musim liburan musim panas. Pelancong yang sudah memberikan sidik jari untuk visa Schengen dalam 59 bulan terakhir dapat langsung menuju gerbang otomatis, memindai kode QR di ponsel atau visa cetak mereka, melihat ke kamera untuk pencocokan biometrik, dan melewati pemeriksaan perbatasan dalam sekitar 15 detik.
Bagi manajer mobilitas global, perubahan ini bukan sekadar tampilan. Tim HR harus memperbarui daftar periksa agar PDF visa tersimpan di dompet digital pelancong dan profil maskapai diperbarui agar sistem kontrol keberangkatan mengenali kelas visa baru ini. Karena kode QR diverifikasi secara dinamis terhadap basis data visa pusat, fotokopi tidak lagi diterima saat check-in. Perusahaan yang kebijakan perjalanannya masih mengharuskan cetakan kertas harus segera merevisi aturan agar tidak mengalami kendala di bandara.
Peralihan digital ini juga sejalan dengan agenda keamanan perbatasan Uni Eropa yang lebih luas: Sistem Masuk/Keluar (EES) dan otorisasi perjalanan ETIAS akan mulai berlaku akhir 2026. Dengan menangkap data visa secara elektronik sekarang, Italia berharap dapat meminimalkan pengulangan proses saat kios EES mulai mengumpulkan sidik jari dan citra wajah dari pelancong yang bebas visa. Kementerian Dalam Negeri telah mengonfirmasi fase pilot mulai Juli, dengan peluncuran penuh secara nasional pada Desember 2026.
Tips praktis: pelancong disarankan menyimpan PDF visa dan paspor yang digunakan saat pengajuan di perangkat yang sama dan memastikan keduanya memiliki daya baterai cukup; petugas perbatasan tidak akan menerima tangkapan layar atau paspor yang sudah kedaluwarsa. Maskapai juga sedang memperbarui aplikasi mobile agar file visa dapat diunggah bersama paspor dan sertifikat Covid, memastikan status “siap terbang” yang lebih lancar saat check-in online.
Visa digital ini dirancang untuk bekerja bersama 150 gerbang otomatis baru yang dipasang oleh Otoritas Penerbangan Sipil (ENAC) di bandara Roma-Fiumicino, Milan-Malpensa, Venesia, Napoli, Bologna, dan Catania sebelum musim liburan musim panas. Pelancong yang sudah memberikan sidik jari untuk visa Schengen dalam 59 bulan terakhir dapat langsung menuju gerbang otomatis, memindai kode QR di ponsel atau visa cetak mereka, melihat ke kamera untuk pencocokan biometrik, dan melewati pemeriksaan perbatasan dalam sekitar 15 detik.
Bagi manajer mobilitas global, perubahan ini bukan sekadar tampilan. Tim HR harus memperbarui daftar periksa agar PDF visa tersimpan di dompet digital pelancong dan profil maskapai diperbarui agar sistem kontrol keberangkatan mengenali kelas visa baru ini. Karena kode QR diverifikasi secara dinamis terhadap basis data visa pusat, fotokopi tidak lagi diterima saat check-in. Perusahaan yang kebijakan perjalanannya masih mengharuskan cetakan kertas harus segera merevisi aturan agar tidak mengalami kendala di bandara.
Peralihan digital ini juga sejalan dengan agenda keamanan perbatasan Uni Eropa yang lebih luas: Sistem Masuk/Keluar (EES) dan otorisasi perjalanan ETIAS akan mulai berlaku akhir 2026. Dengan menangkap data visa secara elektronik sekarang, Italia berharap dapat meminimalkan pengulangan proses saat kios EES mulai mengumpulkan sidik jari dan citra wajah dari pelancong yang bebas visa. Kementerian Dalam Negeri telah mengonfirmasi fase pilot mulai Juli, dengan peluncuran penuh secara nasional pada Desember 2026.
Tips praktis: pelancong disarankan menyimpan PDF visa dan paspor yang digunakan saat pengajuan di perangkat yang sama dan memastikan keduanya memiliki daya baterai cukup; petugas perbatasan tidak akan menerima tangkapan layar atau paspor yang sudah kedaluwarsa. Maskapai juga sedang memperbarui aplikasi mobile agar file visa dapat diunggah bersama paspor dan sertifikat Covid, memastikan status “siap terbang” yang lebih lancar saat check-in online.
Sumber: Schengen Travel News
Bagaimana VisaHQ dapat membantu
VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk Italia.Lebih Banyak Dari Italia
Lihat semua
Pemogokan kereta nasional diumumkan untuk 27-28 Februari saat lalu lintas Olimpiade mulai berkurang
Kru ITA Airways dan easyJet Konfirmasi Mogok Kerja 26 Februari; IFALPA Terbitkan Peringatan Bantuan Bersama