1. Berita Mobilitas Global
  2. /
  3. Republik Rakyat Cina
  4. /
  5. Jepang Setujui Perubahan Undang-Undang Imigrasi—Biaya Visa Naik Hingga 30 Kali Lipat, Pengenalan Sistem Pra-Klarifikasi JESTA

Jepang Setujui Perubahan Undang-Undang Imigrasi—Biaya Visa Naik Hingga 30 Kali Lipat, Pengenalan Sistem Pra-Klarifikasi JESTA

Mar 11, 2026
·
Jepang Setujui Perubahan Undang-Undang Imigrasi—Biaya Visa Naik Hingga 30 Kali Lipat, Pengenalan Sistem Pra-Klarifikasi JESTA
Kabinet Jepang telah menyetujui revisi komprehensif pertama Undang-Undang Pengendalian Imigrasi sejak 2006, dan dampaknya akan langsung dirasakan oleh warga Tiongkok serta bisnis yang beroperasi di negara tersebut. Berdasarkan dokumen kabinet yang dirilis pada 10 Maret, batas biaya untuk mengubah atau memperbarui status tinggal akan naik dari ¥6.000 menjadi ¥100.000, sementara biaya pengajuan izin tinggal permanen melonjak dari ¥10.000 menjadi ¥300.000 (sekitar RMB 13.000). Jadwal biaya final akan ditetapkan melalui perintah kabinet sebelum Maret 2027, namun Tokyo sudah menyiapkan ruang yang cukup besar untuk kenaikan tajam tersebut. RUU ini juga memperkenalkan JESTA, otorisasi perjalanan elektronik wajib bagi pengunjung jangka pendek yang bebas visa, serupa dengan ESTA di AS dan ETIAS di Uni Eropa. Meskipun wisatawan dari daratan Tiongkok masih memerlukan visa dan tidak termasuk dalam cakupan awal JESTA, pelaku bisnis lintas batas khawatir bahwa pengetatan aturan ini menandakan sikap yang lebih ketat terhadap tenaga kerja asing dan penduduk jangka panjang. Warga Tiongkok tetap menjadi komunitas asing terbesar di Jepang. Pejabat Jepang berargumen bahwa perubahan ini mencerminkan kenaikan biaya administrasi seiring populasi penduduk asing yang mencapai 4,13 juta pada 2025—naik 137 persen dalam empat tahun. Namun, para kritikus berpendapat bahwa kenaikan biaya ini akan menghalangi talenta terampil, sementara Jepang tengah menghadapi kekurangan tenaga kerja yang serius. Partai Demokrat Liberal tetap optimis bahwa parlemen akan mengesahkan amandemen ini dalam sesi saat ini. Bagi tim HR Tiongkok, pesannya jelas: perencanaan anggaran untuk penugasan di Jepang harus memperhitungkan kenaikan biaya pemerintah yang signifikan, dan karyawan yang berencana mengajukan izin tinggal permanen disarankan untuk mengajukan sebelum aturan biaya baru berlaku. Manajer perjalanan juga perlu memantau perkembangan aturan JESTA, karena pemegang paspor Taiwan dan Hong Kong—yang saat ini bebas visa—akan diwajibkan mendapatkan otorisasi sebelum keberangkatan setelah sistem ini diluncurkan pada 2029.
Sumber: Phoenix News

Bagaimana VisaHQ dapat membantu

VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk Republik Rakyat Cina.

Tim Visa & Imigrasi @ VisaHQ

Tim ahli visa dan imigrasi VisaHQ membantu individu dan perusahaan menavigasi persyaratan perjalanan, kerja, dan tempat tinggal global. Kami menangani persiapan dokumen, pengajuan aplikasi, koordinasi dengan lembaga pemerintah, serta setiap aspek yang diperlukan untuk memastikan persetujuan yang cepat, sesuai, dan tanpa stres.

Kebijakan Redaksi
×