
Kementerian Dalam Negeri Jerman secara resmi memberitahukan Komisi Eropa bahwa pengawasan sementara di semua sembilan perbatasan darat negara tersebut akan diperpanjang selama enam bulan lagi, dari 16 Maret hingga 15 September 2026. Meskipun kebijakan ini sudah berlaku sejak Oktober 2023, banyak manajer perjalanan mengira pengawasan akan berakhir pada 15 Maret; pengajuan terbaru yang kini dipublikasikan di portal Schengen Komisi ini menegaskan bahwa pemeriksaan paspor dan identitas secara selektif akan tetap diberlakukan sepanjang puncak musim panas. Pengawasan ini berlaku di jalan raya, jalur kereta api, dan rute bus yang menghubungkan Jerman dengan Prancis, Belgia, Luksemburg, Belanda, Denmark, Swiss, Austria, Ceko, dan Polandia. Pejabat menekankan bahwa ini adalah “pemeriksaan acak yang terfokus” bukan pos perbatasan penuh, namun data industri tahun 2025 menunjukkan bahwa pemeriksaan singkat lima menit saja bisa berujung pada terlewatnya koneksi kereta dan waktu check-in maskapai yang ketat saat jadwal kereta atau bus padat. Bagi tim mobilitas korporat, langkah ini berarti perlu menyiapkan waktu tambahan dalam jadwal perjalanan. Perusahaan logistik berbasis di Hamburg, HHLA, menyarankan kliennya menambah waktu 30-45 menit untuk rute truk Benelux–Jerman, sementara spesialis perjalanan bisnis FCM Travel merekomendasikan menghindari transfer darat pada hari keberangkatan jarak jauh ke bandara Frankfurt atau Munich. Penugasan non-Uni Eropa juga harus membawa bukti tempat tinggal; kementerian memperingatkan bahwa PDF izin tinggal di ponsel tidak cukup jika petugas meminta kartu asli. Perpanjangan ini terjadi hanya sebulan sebelum Sistem Masuk/Keluar biometrik Uni Eropa (EES) menjadi wajib pada 10 April. Meski EES adalah rezim perbatasan luar, para ahli mencatat adanya “efek akumulasi”: pendaftaran biometrik pertama kali bisa memperpanjang antrean di beberapa titik perbatasan, dan pemeriksaan internal tambahan semakin mengurangi kelonggaran jadwal. Berdasarkan Pasal 25 Kode Perbatasan Schengen, Jerman dapat memperpanjang pengawasan setiap enam bulan dengan syarat mengajukan penilaian risiko. Tekanan migrasi di jalur Balkan dan kekhawatiran akan kekerasan ekstremis tetap menjadi alasan utama. Mengingat perpanjangan sebelumnya, perencana perjalanan sebaiknya menganggap 15 September sebagai tanggal evaluasi, bukan akhir yang pasti.
Sumber: Adept Traveler
Bagaimana VisaHQ dapat membantu
VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk Jerman.Lebih Banyak Dari Jerman
Lihat semua
Pilot Lufthansa mengumumkan mogok kerja selama 48 jam pada 12–13 Maret, mengancam gangguan besar pada penerbangan.
Pilot Lufthansa Umumkan Mogok Kerja 48 Jam, Memaksa Perusahaan Jerman Alihkan Perjalanan Bisnis