Maskapai UAE Terbitkan Buletin Status 12 Maret Saat Penerbangan Terbatas Kembali Beroperasi
Etihad Rilis Jadwal Jaringan Baru Hingga 15 Maret, Waspadai Penipuan Pengembalian Dana Palsu
KLM Hentikan Semua Layanan ke Dubai Hingga 28 Maret Karena Kekhawatiran Keamanan
Berita Terbaru
Kecelakaan Drone di Dubai Creek Harbour Soroti Tantangan Keamanan Penerbangan yang Terus Berlanjut
Sebuah drone yang diduga berasal dari Iran menyerang sebuah menara hunian di Dubai Creek Harbour pada 12 Maret, menyebabkan kebakaran kecil tanpa korban jiwa. Insiden ini terjadi sehari setelah drone jatuh di dekat DXB, menyoroti risiko keamanan yang terus berlanjut yang dapat mengganggu operasional bandara dan hunian ekspatriat. Manajer mobilitas disarankan untuk memperbarui rencana pelacakan pelancong dan penanganan darurat hunian sesuai kebutuhan.
UAE Beri Periode Tenggang Satu Bulan bagi Warga yang Terjebak di Luar Negeri dengan Visa Kadaluarsa
UAE sementara waktu menghapus aturan imigrasi biasa untuk memungkinkan penduduk yang visa mereka kedaluwarsa di luar negeri setelah 28 Februari 2026 masuk kembali ke negara tersebut hingga 31 Maret tanpa membayar denda atau harus mengajukan izin masuk baru terlebih dahulu. Langkah ini membantu ribuan orang yang terjebak akibat penutupan ruang udara baru-baru ini dan memberi kelonggaran bagi pemberi kerja untuk menata dokumen staf mereka.
Maskapai UAE Umumkan Status Penerbangan 12 Maret—Operasi Dibatasi, Penjadwalan Ulang Fleksibel
Emirates, Etihad, flydubai, dan Air Arabia telah melanjutkan layanan terbatas mulai 12 Maret, dengan fokus pada rute utama sambil memperpanjang opsi pemesanan ulang dan pengembalian dana tanpa biaya bagi penumpang yang terdampak pembatalan baru-baru ini. Para pelancong diwajibkan memiliki pemesanan yang sudah dikonfirmasi sebelum menuju bandara, dan pelaku bisnis disarankan untuk memasukkan fleksibilitas dalam rencana mobilitas mereka hingga jadwal penuh kembali normal.
Etihad mengeluarkan jadwal baru hingga 15 Maret dan memperpanjang masa perubahan gratis hingga 15 Mei
Maskapai Etihad Airways yang berbasis di Abu Dhabi telah merilis daftar penerbangan terbaru yang berlaku hingga 15 Maret dan akan memungkinkan penumpang yang perjalanannya terdampak krisis regional untuk melakukan pemesanan ulang tanpa biaya tambahan pada penerbangan hingga 15 Mei. Pembaruan ini memberikan kemudahan bagi pelaku bisnis untuk mengamankan perjalanan jangka pendek sekaligus menjaga fleksibilitas untuk penugasan musim semi.