
Etihad Airways telah merilis jadwal penerbangan per rute yang berlaku hingga 15 Maret, memberikan kejelasan yang sangat dibutuhkan bagi perusahaan yang sedang bergegas mengatur ulang perjalanan karyawan dan pelancong bisnis. Maskapai yang berbasis di Abu Dhabi ini kini menerima pemesanan untuk 25 destinasi, termasuk Paris, Frankfurt, New York, dan Seoul, dengan penambahan rute lebih lanjut bergantung pada penilaian keamanan harian. Dalam pengumuman yang dirilis pada pukul 05:38 tanggal 12 Maret, Etihad menegaskan bahwa penumpang hanya boleh “pergi ke bandara jika dihubungi langsung” dan mengingatkan bahwa tiket yang diterbitkan pada atau sebelum 28 Februari untuk perjalanan hingga 21 Maret dapat diubah sekali tanpa biaya atau dikembalikan penuh. Maskapai juga mengingatkan adanya peningkatan penipuan di media sosial, di mana pelaku berpura-pura menjadi staf Etihad dan meminta data kartu kredit untuk memproses pengembalian dana palsu. Para pelancong diingatkan bahwa Etihad tidak pernah meminta kata sandi atau kode satu kali di luar portal web terenkripsi mereka. Tim pusat kontak Etihad masih menghadapi tekanan besar, sehingga pelanggan diarahkan untuk menggunakan alat swalayan di etihad.com untuk memeriksa status penerbangan, mengajukan pengembalian dana, dan memperbarui data kontak. Manajer perjalanan disarankan untuk mengunduh spreadsheet jadwal terbaru dan memeriksa PNR setiap malam hingga operasi kembali normal. Dari perspektif mobilitas, pengumuman ini sangat penting karena Abu Dhabi menjadi hub utama bagi karyawan sektor minyak dan gas, pertahanan, dan teknologi yang bolak-balik antara Amerika Utara, Eropa, dan lokasi proyek di Teluk. Perusahaan dengan kebutuhan pergantian kru yang mendesak sebaiknya mempertimbangkan penerbangan charter atau rute ‘terpisah’ melalui Muscat atau Riyadh jika kursi pada layanan terbatas Abu Dhabi sudah penuh.
Sumber: Gulf News