
Maskapai terbesar di India, IndiGo, mengumumkan akan mengoperasikan penerbangan ke sembilan tujuan di kawasan Teluk mulai 12 Maret, sebagai bagian dari upaya hati-hati untuk membangun kembali jadwal penerbangan ke Asia Barat. Dalam pengumuman perjalanan yang dirilis tepat setelah pukul 06:30 pagi waktu India pada 12 Maret, IndiGo menyatakan bahwa penerbangan tertentu ke Dubai, Abu Dhabi, Muscat, Doha, Jeddah, dan Kuwait City akan dilanjutkan, dengan ketentuan mendapat izin keamanan secara real-time.
IndiGo menangguhkan sebagian besar layanan ke Timur Tengah pekan lalu setelah terjadi pertukaran rudal dan drone antara kelompok yang didukung Iran dan pasukan AS-Israel, yang menyebabkan penutupan sementara ruang udara di beberapa bagian Teluk dan Pakistan. Gangguan ini memaksa maskapai India mengambil rute lebih panjang melalui Laut Arab dan Laut Merah, menambah waktu penerbangan hingga 90 menit dan meningkatkan konsumsi bahan bakar.
Restart terbatas ini dilakukan bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara India (DGCA) dan regulator penerbangan asing. Penumpang diimbau untuk memantau status penerbangan dan hanya datang ke bandara setelah menerima konfirmasi final. Tim pusat panggilan IndiGo secara proaktif membantu penumpang yang terdampak dengan pemesanan ulang atau perubahan jadwal tanpa biaya tambahan.
Manajer perjalanan korporat menyatakan langkah ini akan mengurangi tekanan pada penerbangan charter dan Air India, yang selama ini mengoperasikan layanan tambahan secara ad-hoc untuk menjaga jalur penting tenaga kerja dan kargo di Teluk tetap terbuka. Namun, volatilitas tarif diperkirakan akan berlanjut hingga izin melintasi wilayah udara stabil.
Perusahaan disarankan untuk tetap fleksibel dalam menentukan tanggal perjalanan, membeli tiket yang dapat diubah, dan memberikan pengarahan kepada karyawan mengenai rencana penginapan darurat jika terjadi pembatalan mendadak. Kejadian ini menegaskan bagaimana titik panas geopolitik dapat mengganggu jalur mobilitas penting India.
Asia Barat menyumbang lebih dari 60% lalu lintas bisnis keluar India dan menjadi tempat tinggal lebih dari 8 juta pekerja migran India; oleh karena itu, menjaga konektivitas udara menjadi prioritas strategis ekonomi.
IndiGo menangguhkan sebagian besar layanan ke Timur Tengah pekan lalu setelah terjadi pertukaran rudal dan drone antara kelompok yang didukung Iran dan pasukan AS-Israel, yang menyebabkan penutupan sementara ruang udara di beberapa bagian Teluk dan Pakistan. Gangguan ini memaksa maskapai India mengambil rute lebih panjang melalui Laut Arab dan Laut Merah, menambah waktu penerbangan hingga 90 menit dan meningkatkan konsumsi bahan bakar.
Restart terbatas ini dilakukan bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara India (DGCA) dan regulator penerbangan asing. Penumpang diimbau untuk memantau status penerbangan dan hanya datang ke bandara setelah menerima konfirmasi final. Tim pusat panggilan IndiGo secara proaktif membantu penumpang yang terdampak dengan pemesanan ulang atau perubahan jadwal tanpa biaya tambahan.
Manajer perjalanan korporat menyatakan langkah ini akan mengurangi tekanan pada penerbangan charter dan Air India, yang selama ini mengoperasikan layanan tambahan secara ad-hoc untuk menjaga jalur penting tenaga kerja dan kargo di Teluk tetap terbuka. Namun, volatilitas tarif diperkirakan akan berlanjut hingga izin melintasi wilayah udara stabil.
Perusahaan disarankan untuk tetap fleksibel dalam menentukan tanggal perjalanan, membeli tiket yang dapat diubah, dan memberikan pengarahan kepada karyawan mengenai rencana penginapan darurat jika terjadi pembatalan mendadak. Kejadian ini menegaskan bagaimana titik panas geopolitik dapat mengganggu jalur mobilitas penting India.
Asia Barat menyumbang lebih dari 60% lalu lintas bisnis keluar India dan menjadi tempat tinggal lebih dari 8 juta pekerja migran India; oleh karena itu, menjaga konektivitas udara menjadi prioritas strategis ekonomi.
Sumber: The Tribune (ANI wire)
Bagaimana VisaHQ dapat membantu
VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk India.Lebih Banyak Dari India
Lihat semua
IndiGo akan memulai kembali sembilan rute Timur Tengah dan beberapa layanan terpilih ke Eropa mulai 12 Maret
Grup Air India Gelar Operasi Udara 58 Penerbangan untuk Menjaga Koridor India-Gulf Tetap Terbuka pada 12 Maret