
Pada hari Minggu, 15 Maret, Prancis menggelar putaran pertama pemilihan umum kota secara nasional, sebuah pemungutan suara yang—berbeda dengan kontes parlemen atau presiden—memungkinkan warga negara Uni Eropa lain yang tinggal di Prancis untuk memilih dan mencalonkan diri. Menurut data Kementerian Dalam Negeri, sekitar 370.000 warga negara UE non-Prancis terdaftar, meningkat 8% dibandingkan tahun 2020. Di Paris, penduduk asing—terutama warga Italia, Portugal, dan Spanyol—mencakup sekitar 5% pemilih dan dapat memengaruhi hasil ketat di beberapa arrondissement. Tim kampanye calon wali kota petahana dari sayap tengah-kiri, Emmanuel Grégoire, melaporkan tingkat partisipasi yang tinggi di tempat pemungutan suara di arrondissement ke-12 dan ke-18, kedua wilayah dengan komunitas ekspatriat besar. Bagi para profesional mobilitas, pemilihan ini menjadi studi kasus nyata dalam integrasi sipil. Tim HR yang membantu karyawan pindah antar-UE sering menerima pertanyaan tentang hak politik; pemungutan suara hari Minggu menunjukkan bahwa paket “kebebasan bergerak” juga mencakup partisipasi demokrasi lokal. Oleh karena itu, perusahaan semakin sering menambahkan panduan pendaftaran pemilih dalam buku panduan relokasi, mencantumkan batas waktu dan bukti alamat yang diperlukan. Pemilihan ini juga menyoroti kendala praktis: pendaftaran harus selesai sebelum 31 Desember, dan prefektur meminta salinan paspor UE dalam bahasa Prancis—dokumen yang harus segera dipenuhi oleh beberapa pendatang baru. Beberapa balai kota menguji coba portal daring tahun ini, dan pemerintah telah memberi sinyal bahwa pendaftaran digital penuh akan tersedia sebelum siklus pemilihan kota berikutnya pada 2032, mempermudah proses bagi karyawan yang akan datang. Putaran kedua akan diadakan pada 22 Maret. Penduduk ekspatriat yang tidak memilih pada putaran pertama kini tidak dapat berpartisipasi, tetapi mereka yang sudah memilih tetap terdaftar secara otomatis. Konsultan mobilitas sebaiknya mengingatkan staf yang memenuhi syarat dan berencana melakukan perjalanan bisnis akhir pekan depan untuk mengatur surat kuasa jika ingin memberikan suara pada putaran kedua.
Bagaimana VisaHQ dapat membantu
VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk Perancis.Lebih Banyak Dari Perancis
Lihat semua
Air France-KLM Hadapi Krisis Layanan Pelanggan, Pelanggan Laporkan Kegagalan Pengembalian Dana Berlangsung Minggu-minggu
Jerman Hapus Pemeriksaan Perbatasan Sementara dengan Prancis, Permudah Perjalanan Antar Negara