
Kurang dari 24 jam setelah penutupan singkat ruang udara UEA, Emirates Airline mengonfirmasi telah melanjutkan “jadwal penerbangan terbatas” dan memperpanjang kebijakan fleksibel untuk pemesanan ulang serta pengembalian dana tiket yang terdampak situasi keamanan. Dalam buletin operasional bertanggal “Terakhir diperbarui: 17 Maret 2026, 13:00 Dubai (GMT +4)”, maskapai menyatakan pelanggan yang memesan perjalanan antara 28 Februari hingga 15 April dapat melakukan pemesanan ulang hingga sembilan kali atau mendapatkan pengembalian dana penuh tanpa penalti.
Rute utama Emirates ke London, Sydney, dan Mumbai tetap beroperasi, namun frekuensi penerbangan dikurangi untuk mengurangi kepadatan selama pemulihan di Bandara Internasional Dubai. Penerbangan masih menghindari koridor udara terbatas di atas Selat Hormuz, yang menambah waktu perjalanan 25-50 menit untuk rute timur-barat, menurut data pelacakan penerbangan. Kapasitas kargo tetap terbatas, dengan Emirates SkyCargo memprioritaskan pengiriman farmasi yang dikontrol suhu dan suku cadang penting untuk operator minyak dan gas regional.
Bagi manajer mobilitas, kebijakan pembebasan biaya perubahan ini menjadi solusi penting: karyawan dengan tiket korporat non-refundable dapat menggeser tanggal perjalanan hingga akhir Mei atau memilih rute alternatif melalui hub seperti Doha atau Jeddah tanpa dikenakan biaya perubahan. Perusahaan manajemen perjalanan (TMC) melaporkan lonjakan permintaan untuk rute fifth-freedom melalui Singapura dan Bangkok karena bisnis berusaha menghindari kemacetan di Teluk.
Emirates mengimbau penumpang untuk tidak datang ke bandara kecuali sudah menerima konfirmasi pemesanan ulang, dan memperingatkan bahwa titik check-in di kota Dubai masih ditutup. Maskapai juga membatasi upgrade stasiun dan pemesanan layanan sopir untuk menghemat sumber daya sementara kru dan pesawat dipindahkan. Oleh karena itu, perusahaan disarankan menganggarkan biaya transfer mandiri dan mengutamakan tiket keberangkatan siang hari untuk meminimalkan gangguan menginap.
Analis industri memperkirakan Emirates akan mengembalikan kapasitas hampir normal pada minggu pertama April, asalkan tidak ada aktivitas rudal lebih lanjut. Namun, keputusan maskapai mempertahankan kebijakan bebas biaya perubahan hingga pertengahan April menunjukkan mereka memperkirakan volatilitas operasional setidaknya dua minggu ke depan. Tim mobilitas disarankan menjaga reservasi hotel yang fleksibel dan memantau pembaruan terbaru di portal informasi perjalanan Emirates setiap 12 jam.
Rute utama Emirates ke London, Sydney, dan Mumbai tetap beroperasi, namun frekuensi penerbangan dikurangi untuk mengurangi kepadatan selama pemulihan di Bandara Internasional Dubai. Penerbangan masih menghindari koridor udara terbatas di atas Selat Hormuz, yang menambah waktu perjalanan 25-50 menit untuk rute timur-barat, menurut data pelacakan penerbangan. Kapasitas kargo tetap terbatas, dengan Emirates SkyCargo memprioritaskan pengiriman farmasi yang dikontrol suhu dan suku cadang penting untuk operator minyak dan gas regional.
Bagi manajer mobilitas, kebijakan pembebasan biaya perubahan ini menjadi solusi penting: karyawan dengan tiket korporat non-refundable dapat menggeser tanggal perjalanan hingga akhir Mei atau memilih rute alternatif melalui hub seperti Doha atau Jeddah tanpa dikenakan biaya perubahan. Perusahaan manajemen perjalanan (TMC) melaporkan lonjakan permintaan untuk rute fifth-freedom melalui Singapura dan Bangkok karena bisnis berusaha menghindari kemacetan di Teluk.
Emirates mengimbau penumpang untuk tidak datang ke bandara kecuali sudah menerima konfirmasi pemesanan ulang, dan memperingatkan bahwa titik check-in di kota Dubai masih ditutup. Maskapai juga membatasi upgrade stasiun dan pemesanan layanan sopir untuk menghemat sumber daya sementara kru dan pesawat dipindahkan. Oleh karena itu, perusahaan disarankan menganggarkan biaya transfer mandiri dan mengutamakan tiket keberangkatan siang hari untuk meminimalkan gangguan menginap.
Analis industri memperkirakan Emirates akan mengembalikan kapasitas hampir normal pada minggu pertama April, asalkan tidak ada aktivitas rudal lebih lanjut. Namun, keputusan maskapai mempertahankan kebijakan bebas biaya perubahan hingga pertengahan April menunjukkan mereka memperkirakan volatilitas operasional setidaknya dua minggu ke depan. Tim mobilitas disarankan menjaga reservasi hotel yang fleksibel dan memantau pembaruan terbaru di portal informasi perjalanan Emirates setiap 12 jam.
Sumber: Emirates – Travel Updates portal