1. Berita Mobilitas Global
  2. /
  3. India
  4. /
  5. Australia Tolak 40% Permohonan Visa Pelajar India Seiring Aturan Integritas Diperketat

Australia Tolak 40% Permohonan Visa Pelajar India Seiring Aturan Integritas Diperketat

Apr 12, 2026
·
Australia Tolak 40% Permohonan Visa Pelajar India Seiring Aturan Integritas Diperketat
Mahasiswa India yang berencana belajar di Australia mengalami pukulan mendadak pada 11 April 2026 ketika Departemen Dalam Negeri Australia mengonfirmasi tingkat penolakan visa pelajar tertinggi dalam dua dekade terakhir. Statistik resmi yang dirilis kepada The Times of India menunjukkan bahwa 32,5% dari semua permohonan visa pelajar asing ditolak pada Februari, namun angka ini melonjak menjadi 40% untuk warga negara India. Lonjakan ini terjadi setelah Australia memutuskan untuk menaikkan India dari Level Bukti 2 ke Level Bukti 3 dalam Kerangka Visa Pelajar Sederhana (SSVF). Akibatnya, pelamar dari India kini harus menyerahkan laporan bank rinci, laporan pajak penghasilan, dan bukti niat masuk sementara yang sah. Universitas menyatakan perubahan ini diterapkan tanpa pemberitahuan yang memadai, mengejutkan agen pendidikan dan ribuan pemegang tawaran, serta menciptakan ketidakpastian untuk pendaftaran semester Juli. Pejabat Australia membela langkah ini sebagai upaya penting untuk menekan keberadaan “kampus hantu” dan penyalahgunaan jalur pelajar sebagai pintu belakang menuju visa kerja. Menteri Asisten Pendidikan Internasional Julian Hill menegaskan bahwa “langkah integritas yang kuat” akan tetap diterapkan. Namun, badan pendidikan tinggi memperingatkan bahwa perubahan ini berisiko merusak reputasi Australia di pasar pascasarjana terbesar mereka; mahasiswa India mencapai lebih dari 130.000 di dalam negeri dan menyumbang pendapatan ekspor tahunan sebesar AUD 6 miliar. Bagi keluarga India, kekhawatiran utama adalah finansial: persyaratan saldo bank tambahan selama enam bulan dan deposit biaya kuliah di muka dapat mendorong biaya awal melebihi INR 18 lakh. Manajer mobilitas di perusahaan multinasional mengatakan bahwa karyawan yang dipindahkan dan berencana menambah gelar master di Australia harus menyiapkan waktu lebih lama atau mencari tujuan alternatif seperti Kanada. Pengacara imigrasi menyarankan pelamar untuk menyiapkan dokumen secara lengkap sejak awal, menunjukkan jalur studi-ke-karier yang jelas, dan mempertimbangkan pembayaran biaya secara bertahap untuk membatasi kerugian jika permohonan ditolak.
Sumber: The Times of India

Bagaimana VisaHQ dapat membantu

VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk India.

Tim Visa & Imigrasi @ VisaHQ

Tim ahli visa dan imigrasi VisaHQ membantu individu dan perusahaan menavigasi persyaratan perjalanan, kerja, dan tempat tinggal global. Kami menangani persiapan dokumen, pengajuan aplikasi, koordinasi dengan lembaga pemerintah, serta setiap aspek yang diperlukan untuk memastikan persetujuan yang cepat, sesuai, dan tanpa stres.

Kebijakan Redaksi
×