
Komite Acara Olahraga Utama Hong Kong pada 13 April memberikan status “M-Mark” yang sangat diidamkan kepada dua kompetisi internasional—Cathay/HSBC Hong Kong Sevens 2026 dan Piala Dunia Trek UCI 2026. Status ini membuka akses pendanaan tambahan dari pemerintah serta layanan dukungan yang lebih lancar, termasuk jalur imigrasi khusus dan protokol percepatan penanganan peralatan di Bandara Internasional Hong Kong. Turnamen rugby klasik (17–19 April) dan ajang balap sepeda di Velodrome Tseung Kwan O diperkirakan akan menarik lebih dari 4.500 atlet, pejabat, dan media dari luar negeri, menurut penyelenggara. Visa acara untuk tim peserta sudah disetujui sebelumnya melalui Skema Fasilitasi Acara Jangka Pendek dari Departemen Imigrasi, memungkinkan tim mengajukan daftar digital tanpa harus mengurus dokumen satu per satu—inisiatif yang pertama kali diuji coba pada Rugby Sevens 2025. Hotel-hotel di Kowloon East melaporkan tingkat hunian mencapai 95% selama periode tersebut, sementara suite hospitality korporat di Stadion Kai Tak baru terjual habis dalam 48 jam setelah dibuka. Perusahaan manajemen perjalanan memperkirakan lonjakan permintaan kelas premium pada rute ke Singapura, Sydney, dan London karena sponsor membawa klien mereka. Dewan Pariwisata memproyeksikan pengeluaran pengunjung mencapai HK$650 juta. Bagi para profesional mobilitas, pesan utamanya jelas: mengamankan akomodasi dan transportasi darat bagi karyawan yang datang akan menjadi tantangan pada pertengahan April. Perusahaan disarankan untuk berkoordinasi dengan vendor relokasi agar pengiriman barang tiba lebih awal, serta mengingatkan para pelancong untuk menggunakan ‘Face Easy e-Channel’ di HKIA saat kontrol paspor guna menghindari antrean panjang yang diperkirakan.
Sumber: news.gov.hk
Bagaimana VisaHQ dapat membantu
VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk Hong Kong.Lebih Banyak Dari Hong Kong
Lihat semua
Inflasi akibat kenaikan harga minyak ancam dorong biaya perjalanan dan pindah rumah bagi warga Hong Kong
Para ahli mengatakan perang di Timur Tengah membuat status Hong Kong sebagai pusat bisnis ‘tertekan’