
Berbicara dalam panel Dewan Legislatif pada 8 April, Sekretaris Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata Kevin Yeung mengungkapkan bahwa Hong Kong telah memulai negosiasi resmi dengan beberapa pemerintah—termasuk Jepang, Korea Selatan, dan Amerika Serikat—untuk menghapus sisa pembatasan masuk terkait Covid yang masih membedakan penumpang dari Hong Kong, Makau, dan Tiongkok Daratan. Meskipun sebagian besar ekonomi besar telah mencabut kontrol pandemi, beberapa negara masih membatasi frekuensi penerbangan, mengarahkan kedatangan dari Greater China ke bandara tertentu, atau mewajibkan hasil tes PCR sebelum keberangkatan. Pemerintah Hong Kong berargumen bahwa langkah-langkah tersebut sudah usang dan menghambat strategi kota untuk menghidupkan kembali pariwisata dan perjalanan bisnis. Yeung mengatakan pejabat “menekankan pengawasan dan kapasitas layanan kesehatan yang kuat” dalam pembicaraan teknis untuk meyakinkan mitra bahwa perbedaan risiko sudah tidak ada lagi. Kelompok industri menyambut baik langkah ini. Dewan Industri Perjalanan memperkirakan pembatasan yang masih ada menurunkan permintaan paket perjalanan keluar hingga 15 persen—terutama untuk kelompok insentif yang menuju Jepang dan AS. Perusahaan multinasional menyampaikan kepada anggota legislatif bahwa pembatasan ini mempersulit perjalanan eksekutif mendadak, karena staf harus melewati hub alternatif atau menganggarkan waktu transit tambahan. Yeung juga mengumumkan pendanaan baru sebesar HK$448 juta untuk melatih pekerja pariwisata dan mendukung acara besar yang dirancang untuk menarik pengunjung bisnis. Paket ini mencakup program peningkatan keterampilan selama tiga tahun bagi karyawan perdagangan perjalanan dan hibah untuk penyelenggara konferensi internasional di kota ini. Bagi manajer mobilitas, hal penting yang harus diingat adalah aturan masuk masih berubah-ubah. Perusahaan disarankan untuk menjaga daftar periksa khusus tujuan dan mengingatkan staf yang bepergian untuk memverifikasi persyaratan tes atau rute hingga hari keberangkatan. Setelah pembatasan sepenuhnya dicabut, diperkirakan akan terjadi lonjakan permintaan yang dapat memperketat ketersediaan kursi di rute populer; pemesanan awal dan alat pemantauan tarif akan sangat penting.
Sumber: HKSAR.org
Bagaimana VisaHQ dapat membantu
VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk Hong Kong.Lebih Banyak Dari Hong Kong
Lihat semua
Survei ITE Hong Kong: Wisatawan Mandiri Mapan Tetap Akan Mengeluarkan Lebih Banyak Meski Ada Tantangan Geopolitik
Hong Kong Mengumumkan RUU Amandemen AEOI 2026, Perketat Kewajiban Kepatuhan untuk Lembaga Keuangan dan Ekspatriat