
Setelah hampir empat bulan lumpuh, portal penjadwalan visa AS tiba-tiba menampilkan tanggal janji temu baru untuk visa kerja dan pelajar. Menurut pengacara imigrasi yang dikutip oleh Financial Express, kantor konsuler di New Delhi, Mumbai, Chennai, Hyderabad, dan Kolkata mulai “melepaskan secara bertahap” slot wawancara untuk pemohon H-1B, H-4, dan F-1 awal. Pembukaan slot ini terjadi setelah penumpukan janji temu yang membuat beberapa jadwal mundur hingga awal 2027, menyusul penerapan pemeriksaan media sosial tambahan pada Desember 2025. Data awal menunjukkan puluhan slot H-1B tersedia untuk Juli–Agustus dan jumlah serupa untuk F-1 pada Juni, yang sangat penting bagi pelajar yang menargetkan penerimaan Fall 2026. Ketersediaan janji temu muncul secara tidak terduga—kadang antara pukul 02:00–04:00 IST, kadang di sore hari—dan hilang dalam hitungan menit, menandakan adanya bot otomatis yang kembali mengakses sistem. Konsulat belum mengeluarkan pernyataan resmi, namun Murthy Law Firm mengonfirmasi pola ini di berbagai akun klien dan memperkirakan akan ada pelepasan slot baru setiap 7–10 hari seiring normalisasi staf. Bagi perusahaan teknologi India, pembukaan sebagian ini sangat berarti. Ratusan profesional H-1B yang pulang ke India untuk pernikahan atau keadaan darurat medis terjebak sejak Desember ketika wawancara mereka dibatalkan massal. Penundaan masuk kembali memaksa perusahaan menerapkan kerja dari India atau memindahkan proyek ke pusat dekat pantai di Meksiko dan Polandia. Slot baru ini diharapkan memungkinkan sebagian pekerja tersebut—beserta tanggungan H-4 mereka—kembali sebelum puncak perjalanan liburan AS akhir Agustus. Sementara itu, pelajar menghadapi situasi yang beragam. Pemohon F-1 pertama kali tanpa penolakan sebelumnya kini bisa mendapatkan jadwal biometrik dan wawancara, tetapi kandidat dengan penolakan sebelumnya masih melihat ‘Tidak Ada Janji Temu Tersedia’. Konsultan pendidikan menyarankan pelajar mempersiapkan dokumen sejak dini, memantau portal di luar jam pembaruan biasa, dan waspada terhadap layanan bayar untuk mengambil slot yang melanggar ketentuan US Travel Docs. Manajer mobilitas harus mengingatkan pelancong bahwa sistem ini masih rentan. Setelah slot dipesan, bisa dibatalkan otomatis jika DS-160 tidak lengkap atau pembayaran belum selesai; perusahaan disarankan membayar biaya MRV segera dan mengunci detail kurir saat pemesanan. Mereka yang sudah di AS disarankan menunda perjalanan yang tidak mendesak sampai kapasitas konsuler stabil—proses yang diperkirakan berlangsung hingga kuartal keempat 2026.
Sumber: Financial Express
Bagaimana VisaHQ dapat membantu
VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk India.Lebih Banyak Dari India
Lihat semua
Maskapai Penerbangan Ingatkan Wisatawan India ke Schengen tentang Sistem Biometrik Masuk/Keluar Baru yang Kini Berlaku
Thailand naikkan biaya visa tapi tetap beri bebas visa 60 hari untuk warga India mulai 27 April