1. Berita Mobilitas Global
  2. /
  3. Irlandia
  4. /
  5. Irlandia Memerintahkan 1.200 Pengungsi Terdaftar untuk Tinggalkan Pusat IPAS yang Dikelola Negara pada Bulan Juli

Irlandia Memerintahkan 1.200 Pengungsi Terdaftar untuk Tinggalkan Pusat IPAS yang Dikelola Negara pada Bulan Juli

Mei 3, 2026
·
Irlandia Memerintahkan 1.200 Pengungsi Terdaftar untuk Tinggalkan Pusat IPAS yang Dikelola Negara pada Bulan Juli
Layanan Akomodasi Perlindungan Internasional Irlandia (IPAS) telah mulai mengeluarkan surat pengosongan resmi kepada 475 keluarga dan sekitar 700 orang dewasa tunggal yang telah mendapatkan status pengungsi atau izin tinggal di negara tersebut. Surat-surat yang dikirim pada akhir Maret dan dilihat oleh Irish Times tersebut menginformasikan bahwa penerima harus meninggalkan akomodasi yang disediakan negara paling lambat minggu pertama Juli 2026 atau menerima pemindahan ke tempat tidur darurat jangka pendek di lokasi lain. Langkah ini mencerminkan tekanan yang meningkat pada sistem penyediaan langsung, yang masih menampung lebih dari 30.000 pemohon perlindungan internasional meskipun terjadi arus masuk yang tinggi di perbatasan Irlandia. Pejabat pemerintah menegaskan bahwa akomodasi harus diprioritaskan untuk pencari suaka baru, dengan catatan lebih dari 5.000 penghuni saat ini sudah tidak lagi berhak secara hukum atas hunian IPAS. Namun, lembaga perumahan dan penanggulangan tunawisma memperingatkan akan terulangnya “krisis tahun lalu”, ketika ratusan orang yang diminta meninggalkan tempat tinggal akhirnya tidur di jalanan atau masuk ke layanan tunawisma lokal. Otoritas setempat menyatakan bahwa Dublin telah mencatat 1.300 kasus permintaan akomodasi darurat dari orang-orang yang meninggalkan penyediaan langsung dalam dua tahun terakhir. Organisasi amal seperti Depaul berpendapat banyak pengungsi sudah “siap untuk tinggal” namun kesulitan mendapatkan sewa pribadi di pasar sewa yang sangat ketat di Irlandia, dan menyerukan penundaan sementara kebijakan pengusiran sampai dukungan perumahan tambahan tersedia. Bagi para pemberi kerja, keputusan ini dapat menambah tekanan pada anggaran relokasi: banyak pekerja yang direkrut dari sistem suaka menghadapi perpindahan mendadak yang dapat mengganggu proses orientasi dan retensi. Oleh karena itu, perusahaan multinasional disarankan untuk meninjau tunjangan perumahan dan bekerja sama dengan perusahaan relokasi khusus yang dapat menyediakan sewa jangka pendek dengan pemberitahuan singkat. Tim HR juga didorong untuk berkoordinasi dengan LSM lokal yang dapat mempercepat pembayaran kesejahteraan dan penempatan sekolah bagi keluarga terdampak. Dalam jangka panjang, kejadian ini menegaskan kerentanan infrastruktur penerimaan Irlandia dan pentingnya mengintegrasikan perumahan pengungsi dengan strategi pasar tenaga kerja dan pengembangan regional yang lebih luas. Tinjauan mendatang terhadap Peraturan Kondisi Penerimaan diharapkan akan membahas jaminan deposit sewa yang lebih kuat dan insentif baru bagi pemilik properti yang bersedia menerima penyewa yang keluar dari akomodasi IPAS.
Sumber: The Irish Times

Bagaimana VisaHQ dapat membantu

VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk Irlandia.

Tim Visa & Imigrasi @ VisaHQ

Tim ahli visa dan imigrasi VisaHQ membantu individu dan perusahaan menavigasi persyaratan perjalanan, kerja, dan tempat tinggal global. Kami menangani persiapan dokumen, pengajuan aplikasi, koordinasi dengan lembaga pemerintah, serta setiap aspek yang diperlukan untuk memastikan persetujuan yang cepat, sesuai, dan tanpa stres.

Kebijakan Redaksi
×