1. Berita Mobilitas Global
  2. /
  3. Spanyol
  4. /
  5. Kedatangan Tidak Teratur ke Ceuta dan Melilla Tiga Kali Lipat pada 2026, Data Kementerian Dalam Negeri Tunjukkan

Kedatangan Tidak Teratur ke Ceuta dan Melilla Tiga Kali Lipat pada 2026, Data Kementerian Dalam Negeri Tunjukkan

Mei 5, 2026
·
Kedatangan Tidak Teratur ke Ceuta dan Melilla Tiga Kali Lipat pada 2026, Data Kementerian Dalam Negeri Tunjukkan
Laporan dua mingguan terbaru dari Kementerian Dalam Negeri Spanyol menggambarkan situasi migrasi yang kontras: secara keseluruhan, kedatangan migran gelap melalui laut ke Spanyol turun 43% secara tahunan menjadi 7.923 hingga 30 April, namun penyeberangan darat ke enklaf Afrika Utara Ceuta dan Melilla justru melonjak tajam. Menurut data yang dipublikasikan oleh Europa Press pada 4 Mei, sebanyak 2.164 migran memasuki kedua kota tersebut dalam empat bulan pertama tahun 2026—naik 300% dibanding periode yang sama tahun 2025. Lonjakan ini bertepatan dengan membaiknya hubungan diplomatik antara Madrid dan Rabat serta patroli maritim yang diperketat di sekitar Kepulauan Canary, sehingga jaringan penyelundup beralih kembali ke pagar kawat berduri di perbatasan Maroko. Sebagian besar pendatang adalah pria muda dari Sudan, Chad, dan Suriah yang membayar hingga €3.000 untuk dokumen perjalanan palsu dan melakukan lari malam yang berbahaya melalui saluran pembuangan di bawah tembok perbatasan.

Kedatangan Tidak Teratur ke Ceuta dan Melilla Tiga Kali Lipat pada 2026, Data Kementerian Dalam Negeri Tunjukkan


Bagi tim mobilitas global, lonjakan ini penting karena dua alasan. Pertama, hal ini menambah tekanan pada kantor suaka Spanyol yang sudah bersiap menghadapi setengah juta permohonan regularisasi domestik. Waktu pemrosesan izin kerja dan nomor NIE di Ceuta, Melilla, dan kantor-kantor utama di daratan bisa menjadi lebih lama. Kedua, para pelancong bisnis ke enklaf tersebut—seringkali eksekutif yang mengawasi koridor logistik atau zona bebas otomotif—menghadapi penutupan perbatasan secara sporadis saat polisi mengalihkan staf untuk menangani penyeberangan massal. Para manajer disarankan untuk menyediakan waktu tambahan untuk proses masuk dan memantau peringatan dari Delegación del Gobierno.

Madrid merespons dengan mengirimkan tambahan 200 petugas Guardia Civil dan mempercepat pemasangan menara pengawasan pintar yang terhubung dengan Frontex. Dalam jangka panjang, pejabat menyiratkan bahwa Pacto de Migración y Asilo akan memungkinkan Spanyol meminta relokasi solidaritas darurat dari negara-negara UE lain, sehingga mengurangi beban penerimaan di Ceuta dan Melilla.
Sumber: Europa Press

Bagaimana VisaHQ dapat membantu

VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk Spanyol.

Tim Visa & Imigrasi @ VisaHQ

Tim ahli visa dan imigrasi VisaHQ membantu individu dan perusahaan menavigasi persyaratan perjalanan, kerja, dan tempat tinggal global. Kami menangani persiapan dokumen, pengajuan aplikasi, koordinasi dengan lembaga pemerintah, serta setiap aspek yang diperlukan untuk memastikan persetujuan yang cepat, sesuai, dan tanpa stres.

Kebijakan Redaksi
×