Perjanjian CEPA India-Oman Mulai Berlaku, Buka Peluang Mobilitas Baru bagi Profesional India
Transit Biometrik DigiYatra Wajib Digunakan di Bandara Delhi, Mumbai, Bengaluru, dan Hyderabad
India Akan Perluas Jalur Cepat Biometrik ‘Digi Yatra’ ke 27 Bandara Lagi Setelah Mencapai 100 Juta Perjalanan
Berita Terbaru
Misi India Ingatkan Wisatawan: Kartu e-Kedatangan Kini Wajib Sebelum Mendarat di India
• Pemberitahuan kedutaan pada 31 Mei mengingatkan semua warga asing dan pemegang OCI bahwa Kartu Kedatangan Elektronik India harus diisi secara online atau melalui aplikasi Su-Swagatam sebelum keberangkatan. • Ketidakpatuhan dapat menambah waktu 10–15 menit di imigrasi dan berpotensi menyebabkan penolakan naik pesawat oleh maskapai. • Formulir digital ini mengirim data secara real-time ke sistem IVFRT, meningkatkan keamanan dan mempercepat proses pemeriksaan bagi pelancong yang mematuhi aturan. • Perusahaan dihimbau untuk memasukkan persyaratan ini ke dalam alur kerja pra-perjalanan seiring India beralih ke proses perbatasan berbasis biometrik sepenuhnya.
Harga Tiket Pesawat yang Tinggi dan Gejolak Geopolitik Dorong Wisatawan Liburan India Pilih Rute Asia-Pasifik Jarak Pendek
• Economic Times melaporkan pada 31 Mei bahwa pemesanan perjalanan dari India ke AS dan Eropa turun hingga 20%, sementara reservasi ke Asia Tenggara, Jepang, Korea Selatan, dan Australia justru meningkat pesat. • Tarif penerbangan yang tinggi dan pengalihan rute melalui wilayah udara Timur Tengah mendorong para pelancong memilih destinasi jarak pendek yang ramah visa. • Perubahan ini memaksa perencana perjalanan korporat meninjau ulang anggaran, perusahaan asuransi menyesuaikan produk, dan pemasar destinasi meningkatkan kampanye yang menyasar pasar India. • Maskapai penerbangan kemungkinan akan mengalihkan kapasitas ke rute Asia-Pasifik untuk menangkap permintaan hingga harga penerbangan jarak jauh kembali normal.