
Para pelancong dan pebisnis asal Inggris yang akan ke Italia musim panas ini mendapat pengingat baru pada 12 Juni: mulai akhir 2026, mereka harus memiliki persetujuan Sistem Informasi dan Otorisasi Perjalanan Eropa (ETIAS) yang disetujui, dan maskapai penerbangan akan memeriksanya sebelum naik pesawat. Penjelasan yang diterbitkan oleh Majorca Daily Bulletin menjelaskan bagaimana maskapai, perusahaan feri, bahkan operator bus harus memastikan otorisasi tersebut terhubung secara elektronik dengan paspor penumpang—atau menolak mengangkutnya.
Meskipun ETIAS belum aktif, beberapa maskapai yang melayani rute Inggris–Italia—seperti easyJet dan British Airways—sudah mulai mengintegrasikan perangkat lunak dan melakukan “uji coba” untuk melatih staf. Polisi Perbatasan di Roma-Fiumicino dan Milan-Malpensa sedang menguji kios gabungan EES–ETIAS yang akan memeriksa catatan biometrik Sistem Masuk/Keluar serta otorisasi pra-perjalanan.
Analis industri perjalanan mengatakan sistem ganda ini mengharuskan pelancong bisnis memperbarui data profil di alat pemesanan agar tidak terjadi ketidaksesuaian. ETIAS yang hilang atau kedaluwarsa bisa menyebabkan penolakan naik pesawat meski tiket dan pemesanan hotel valid. Manajer tanggung jawab keselamatan disarankan untuk menyebarkan panduan langkah demi langkah setelah Komisi Eropa mengonfirmasi tanggal aktifnya sistem ini akhir tahun ini.
Kementerian Pariwisata Italia menyambut baik pemeriksaan pra-keberangkatan yang lebih ketat ini, dengan alasan akan mengurangi antrean di perbatasan luar dengan memindahkan proses pemeriksaan ke tahap awal. Namun, kelompok konsumen memperingatkan bahwa kebingungan selama masa transisi bisa menyebabkan kemacetan di bandara seperti yang terjadi saat peluncuran EES musim semi lalu.
Sementara itu, warga Inggris diingatkan bahwa paspor harus masih berlaku minimal tiga bulan setelah tanggal rencana keluar dari Wilayah Schengen—aturan yang menyebabkan 4.200 penumpang ditolak naik pesawat di rute Inggris–Italia pada musim panas 2025.
Meskipun ETIAS belum aktif, beberapa maskapai yang melayani rute Inggris–Italia—seperti easyJet dan British Airways—sudah mulai mengintegrasikan perangkat lunak dan melakukan “uji coba” untuk melatih staf. Polisi Perbatasan di Roma-Fiumicino dan Milan-Malpensa sedang menguji kios gabungan EES–ETIAS yang akan memeriksa catatan biometrik Sistem Masuk/Keluar serta otorisasi pra-perjalanan.
Analis industri perjalanan mengatakan sistem ganda ini mengharuskan pelancong bisnis memperbarui data profil di alat pemesanan agar tidak terjadi ketidaksesuaian. ETIAS yang hilang atau kedaluwarsa bisa menyebabkan penolakan naik pesawat meski tiket dan pemesanan hotel valid. Manajer tanggung jawab keselamatan disarankan untuk menyebarkan panduan langkah demi langkah setelah Komisi Eropa mengonfirmasi tanggal aktifnya sistem ini akhir tahun ini.
Kementerian Pariwisata Italia menyambut baik pemeriksaan pra-keberangkatan yang lebih ketat ini, dengan alasan akan mengurangi antrean di perbatasan luar dengan memindahkan proses pemeriksaan ke tahap awal. Namun, kelompok konsumen memperingatkan bahwa kebingungan selama masa transisi bisa menyebabkan kemacetan di bandara seperti yang terjadi saat peluncuran EES musim semi lalu.
Sementara itu, warga Inggris diingatkan bahwa paspor harus masih berlaku minimal tiga bulan setelah tanggal rencana keluar dari Wilayah Schengen—aturan yang menyebabkan 4.200 penumpang ditolak naik pesawat di rute Inggris–Italia pada musim panas 2025.
Sumber: Majorca Daily Bulletin
Bagaimana VisaHQ dapat membantu
VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk Italia.Lebih Banyak Dari Italia
Lihat semua
Pemogokan Kereta 23 Jam Nasional Menghambat Perjalanan Bisnis dan Koneksi Bandara di Italia
Farnesina Buka Konferensi Konsul Global, Ungkap Peta Jalan Layanan Digital untuk Warga Italia di Luar Negeri